Date & Time |
Menu

WUJUDKAN KALIMANTAN BARAT LEBIH SEHAT BERSAMA TIM NUSANTARA SEHAT

Pada bulan Oktober dan November  tahun 2019, Provinsi Kalimantan Barat kembali menerima tenaga kesehatan untuk Penugasan Khusus Individu Program  Nusantara Sehat   Periode IX dan  tim Nusantara Sehat  periode ke XIV yang terdiri dari tenaga dokter umum, bidan, gizi, kesehatan masyarakat, farmasi, kesehatan lingkungan, perawat dan ahli tehnologi  laboratorium medik.

Nusantara Sehat merupakan salah satu program Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan memeratakan penyebaran tenaga kesehatan di seluruh Indonesia, khususnya di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). Sejak diluncurkan mulai 2015 lalu, Kemenkes sudah menyebarkan total 8.794 orang yang terlibat dalam program pelayanan kesehatan ini hingga Juli 2019 tahun ini.  Berbagai persoalan yang menjadi tantangan tim Nusantara Sehat, diantaranya keterbatasan akses jalan, listrik, sinyal komunikasi, hingga transportasi. Sehingga dibutuhkan sinergitas antar Kementerian dan Lembaga terkait, dikarenakan Kemenkes tidak bisa bekerja sendiri untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenkes Republik Indonesia,  drg. Oscar Primadi, MPH menghadiri pembekalan Tim Nusantara Sehat (NS) batch 12 di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (23/5). Ia mengatakan “ Peserta NS merupakan agen perubahan kesehatan masyarakat,  Saudara (peserta NS) melebur dengan masyarakat di sana, melebur menjadi agen pionir perubahan dan saya yakin itu bisa diperankan oleh saudara,” katanya, Kamis (23/5).

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes, Saat memberikan arahan kepada tim Nusantara Sehat Penugasan Khusus periode IX diruang kerjanya,  Senin, tanggal 04 November 2019.

 

Dalam arahannya, dr. Harrison, M. Kes mengatakan “ Tim Nusantara Sehat agar dapat memberikan warna kepada petugas Puskesmas tempat bertugas dan kepada masyarakat terkait dalam perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik, masih banyak persoalan yang akan dihadapi kedepan, terkait masalah Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKABA), Stunting, dll, dan dalam mengabdikan diri dibidang kesehatan harus memiliki etika, berakhlak luhur, dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas”.

 

Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK),  Petrus Budi Raharjo, APP., M.Kes bersama  rombongan Penugasan Khusus  Nusantara Sehat Individu Periode IX tahun 2019 sebelum keberangkatan ke Kabupaten/Kota.

 

Program NS merupakan salah satu cara dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) dalam mengelola kesehatan masyarakat Indonesia. SKN diselenggarakan oleh semua komponen bangsa secara terpadu, saling mendukung, untuk mencapai derajat kesehatan yang baik.

Pada tahun 2019 ini, provinsi Kalimantan Barat, menerima Penugasan Khusus Nusantara Sehat Individu sebanyak 11 (sebelas) orang yang disebar ke Kabupaten Kapuas Hulu (Puskesmas Badau dan Puskesmas Batang Lupar), Ketapang (Puskesmas Sungai Laur dan Puskesmas Kedondong), Landak (Puskesmas Pahauman dan Puskesmas Meranti), Sambas (Puskesmas Paloh dan Puskesmas Sungai Kelambu) dan Kota Pontianak. Sedangkan untuk tim Nusantara Sehat periode XIV sebanyak 29 orang ditugaskan pada kabupaten dan Puskesmas yang sama dengan tim Nusantara Sehat Individu. (Infokes)

 

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KLAIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

Back To Top