Date & Time |

WORKSHOP TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL APOTEKER DAN ASISTEN APOTEKER PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2020

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+

Dinkes Prov. Kalbar – Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan bidang Sosial Budaya dan Kehidupan Beragama yang diarahkan untuk mencapai sasaran peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang ditandai dengan peningkatan IPM dan Indeks Pembangunan Gender (IPG), yang didukung oleh tercapainya penduduk tumbuh seimbang; serta makin kuatnya jati diri dan karakter bangsa. Oleh sebab itu peningkatan SDM sangat berperan penting dalam meningkatkan kwalitas yang utamanya di bidang kesehatan.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 60 Tahun 2016 tentang Pembinaan Jabatan Fungsional Kesehatan Dan Jabatan Fungsional Nonkesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan, Pasal 8 bahwa  Unit Pembina Jabatan Fungsional Kesehatan sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 ayat (1).

Upaya yang dilakukan salah satu kegiatan di Dinkes Prov Kalbar adalah Kegiatan Workshop Tim Penilai Jabatan Fungsional Apoteker dan Asisten Apoteker di Hotel Mercure Jl. Ahmad Yani No. 91 Pontianak, pada hari Selasa s/d Kamis Tanggal 25 – 27 Februari Tahun 2020. Adapun peserta workshop terdiri dari 41 orang yang berasal dari 14 Kab/Kota  perwakilan dari bagian Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Provinsi, perwakilan dari Tim Penilai Jabatan Fungsional Apoteker/Asisten Apoteker, dan Pemangku Jabatan Fungsional Apoteker/Asisten Apoteker.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes mengatakan workshop ini merupakan perwujudan Permenkes Nomor 60 Tahun 2016 tentang Pembinaan Jabatan Fungsional Kesehatan dan Jabatan Fungsional Non-kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan, diharapkan tim penilai obyektif, akuntabel, profesional sehingga pemangku jabatan fungsional dapat menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya.

Selain itu juga para peserta dibekali wawasan dari berbagai narasumber antara lain Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalbar Lia Oktaviani dan Sy. Maududi Anshari,  Sekretariat Ditjen Farmalkes Tantan Sadikin, S.Si.Apt, dari BKN Firman , S.Sos, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Provinsi Kalbar, Pertus Budi Raharjo, APP, M.Kes dan TIM Penilai Jafung Apoteker Dinkes Kota Pontianak WidiyaOktavianti, S.Farm, Apt, hal ini mendukung agar Tim Penilai mengikuti aturan sesuai yang ditetapkan Kemenkes.

Program selanjutnya adalah rencana tindak lanjut yang disepakati dan ditanda tangani oleh Sekretariat Ditjen Farmalkes dengan perwakilan serta masing-masing pemangku jabatan fungsional pada 14 Kab/Kota, agar tugas ini dijalankan dengan sebaik – baiknya.

Back To Top