Waspada Penyakit Tidak Menular Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia [Selasa Sehat]

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi beban bagi negara. Berdasarkan hasil data World Health Assembly, 73% kematian di Indonesia disebabkan oleh kelompok penyakit ini seperti hipertensi, jantung, diabetes, stroke dan kanker. Ironisnya, 80 persen PTM disebabkan oleh gaya hidup yang sejatinya dapat dicegah.

Salah satu, faktor resiko PTM yang banyak diderita masyarakat Indonesia adalah hipertensi. Sekitar 52,7 persen penduduk Indonesia mengonsumsi natrium lebih 2000 mg/hari atau melebihi batas yang dianjurkan.

Rata-rata asupan natrium penduduk Indonesia mencapai 2.764 mg/orang/hari. Sebanyak 73 persen natrium yang dikonsumsi berasal dari makanan yang dimasak di rumah dan 23 persen dari makanan yang dibeli di luar rumah.

Karena itu, tidak mengherankan apabila Riskesdas 2018 menunjukkan, prevalensi hipertensi pada penduduk dewasa di Kalimantan Barat 36.99% persen atau naik dari sebelumnya 21,73% persen tahun 2013.

Kondisi ini diperburuk oleh prevalensi konsumsi rokok penduduk di atas 15 tahun di Indonesia yang mencapai 66 persen dan prevalensi perokok di Kalimantan Barat pada kelompok umur 10-14 tahun yang sebesar 15,29 persen.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., meminta masyarakat Kalimantan Barat agar bersama sama membantu pemerintah untuk mencegah penyakit tidak menular dengan menghindari faktor resikonya seperti:


1. Batasi gula, garam dan lemak secara berlebihan
2. Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit dalam sehari
3. Tidak merokok atau terpapar asap dan residu rokok
4. Jaga berat badan ideal untuk cegah obesitas
5. Cek kesehatan secara teratur
6. Serta selalu menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat.

.
#dinkeskalbar #selaseh #selasasehat #PTM #penyakittidakmenular

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top