Wajib Tahu, 6 Langkah Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Asam lambung adalah asam yang terdiri dari kalium klorida, natrium klorida, dan asam klorida yang berfungsi mencerna makanan dan enzim pencernaan untuk memecah protein.

Asam lambung bersifat korosif sehingga dapat membunuh bakteri dan juga berisiko merusak lapisan pelindung lambung.

Normalnya, pH asam lambung berkisar antara 1 – 3. Bila lambung menghasilkan jumlah asam yang terlalu banyak, gangguan lambung pun terjadi. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan aliran balik asam lambung atau asam lambung yang naik ke kerongkongan.

Aliran balik asam ini adalah bagian normal dari pergerakan sistem pencernaan. Itu sebabnya, kondisi yang juga disebut refluks asam lambung ini tidak dapat dikatakan sebagai penyakit, melainkan sebuah gejala.

Meski begitu, refluks asam lambung yang sering terjadi dapat menimbulkan sensasi terbakar pada dada dan tenggorokan (heartburn).

Artinya, otot cincin lambung (sfingter), yaitu katup penahan asam agar tetap di lambung, tidak berfungsi normal. Akibatnya, berisiko mengalami penyakit asam lambung atau penyakit GERD.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui pertolongan pertama saat asam lambung naik, terlebih jika memiliki riwayat penyakit asam lambung. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat memburuk bila dibiarkan tanpa penanganan.

Ada berbagai langkah pertolongan pertama yang perlu diketahui. Langkah ini dapat dilakukan ketika tidak mempunyai obat-obatan ketika gejala asam lambung naik muncul.

Asam lambung adalah asam yang terdiri dari kalium klorida, natrium klorida, dan asam klorida yang berfungsi mencerna makanan dan enzim pencernaan untuk memecah protein.

Asam lambung bersifat korosif sehingga dapat membunuh bakteri dan juga berisiko merusak lapisan pelindung lambung.

Normalnya, pH asam lambung berkisar antara 1 – 3. Bila lambung menghasilkan jumlah asam yang terlalu banyak, gangguan lambung pun terjadi. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan aliran balik asam lambung atau asam lambung yang naik ke kerongkongan.

Aliran balik asam ini adalah bagian normal dari pergerakan sistem pencernaan. Itu sebabnya, kondisi yang juga disebut refluks asam lambung ini tidak dapat dikatakan sebagai penyakit, melainkan sebuah gejala.

Meski begitu, refluks asam lambung yang sering terjadi dapat menimbulkan sensasi terbakar pada dada dan tenggorokan (heartburn).

Artinya, otot cincin lambung (sfingter), yaitu katup penahan asam agar tetap di lambung, tidak berfungsi normal. Akibatnya, berisiko mengalami penyakit asam lambung atau penyakit GERD.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui pertolongan pertama saat asam lambung naik, terlebih jika memiliki riwayat penyakit asam lambung. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat memburuk bila dibiarkan tanpa penanganan.

Ada berbagai langkah pertolongan pertama yang perlu diketahui. Langkah ini dapat dilakukan ketika tidak mempunyai obat-obatan ketika gejala asam lambung naik muncul.

Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Pertolongan pertama ini bisa mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Melonggarkan pakaian yang dikenakan

Saat asam lambung naik, dianjurkan untuk mengendurkan ikat pinggang atau melepas kancing celana yang digunakan. Ini karena salah satu pemicu asam lambung naik adalah tekanan pada perut akibat dari penggunaan pakaian atau celana yang terlalu ketat.

  1. Menegakkan posisi duduk

Jika asam lambung naik saat sedang berbaring, cobalah untuk bangun dan duduk tegak. Postur tubuh yang tegak bisa mengurangi tekanan pada katup antara kerongkongan dan lambung, sehingga menghentikan naiknya asam lambung.

  1. Meninggikan posisi kepala

Apabila naiknya asam lambung terjadi saat malam atau saat waktu tidur tiba, tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi. Bila perlu, sangga bagian pinggang dengan bantal agar posisi tidur membentuk sudut 30–45 derajat. Posisi tidur seperti ini bisa meringankan rasa tidak nyaman yang dirasakan.

  1. Mengonsumsi minuman yang mengandung jahe

Jahe diketahui mengandung asam fenolik yang diduga mampu meredakan iritasi pada saluran cerna dan mencegah naiknya asam lambung.

Kandungan zat antiradang di dalam jahe pun dapat meredakan mual yang biasanya juga muncul saat asam lambung naik.

  1. Mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet bisa meredakan gejala asam lambung naik, sebab gerakan mengunyah bisa membuat produksi air liur meningkat dan membuat sobat menelannya lebih banyak.

Tindakan ini bisa mengencerkan dan membersihkan asam lambung di kerongkongan, sehingga gejala asam lambung membaik.

  1. Mengonsumsi madu

Konsumsi madu dapat meringankan gejala asam lambung naik, karena kandungan di dalamnya mampu melindungi dinding kerongkongan dari iritasi, bahkan mengurangi peradangan.

Untuk mendapatkan manfaat madu ini, dapat dengan cara mengonsumsi 1 sendok teh madu secara langsung atau bisa juga mencampurnya ke dalam air hangat atau teh.

Selain hal di atas, langkah lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi asam lambung naik adalah mengubah kebiasaan makan dan memperhatikan pola makan sehat seperti menghindari makanan dengan tinggi lemak dan pedas. Hindari juga makan dengan porsi banyak, makan terlalu cepat, dan tidur setelah makan.

Jangan lupa pula mengontrol berat badan, berhenti merokok, berhenti mengonsumsi minuman beralkohol, dan melakukan olahraga secara rutin.

 

Sumber: Hello Sehat, Harvard Health, Mayo Clinic

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top