Tim Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Melakukan Pemeriksaan Swab Untuk Penumpang Kedatangan Pesawat Batik Air Pada Tanggal 16 September Tahun 2020

Pemeriksaan swab atau polymerase chain reaction (PCR) merupakan salah satu syarat yang wajib diikuti jika seseorang akan melakukan penerbangan ke luar kota / daerah tempat orang tersebut bermukim, sebelum melakukan perjalanan penerbangan baik yang hendak terbang maupun yang tiba di Bandara. Penumpang pesawat rute domestik yang ingin terbang sebelumnya diwajibkan untuk membawa surat rapid test dengan hasil non-reaktif atau tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku selama 14 hari pada saat keberangkatan.

Tim Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melakukan pemeriksaan swab atau polymerase chain reaction (PCR) di Bandara Internasional Supadio Pontianak, pada tanggal 16 September 2020 untuk kedatangan Pesawat Batik Air. Pelaksanaan swab ini dilakukan terhadap 20 orang penumpang Pesawat di Bandara Supadio, hal ini merupakan salah satu cara dalam mencegah pandemik Covid-19 dari jalur pintu udara kedatangan di bandara.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes menyatakan bahwa akan dilakukakan pemeriksaan sampel swab kepada penumpang-penumpang pesawat yang mendarat di Bandara Supadio Pontianak oleh Tim Dinkes Prov Kalbar yang berasal dari Surabaya atau Jakarta, atau daerah lainnya dan hasil swab akan diperiksa di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Tanjungpura, selanjutnya jika penumpang hasilnya positif maka prosedurnya harus menjalani isolasi di Upelkes ataupun di Rusunawa yang telah disiapkan pemerintah daerah, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Harisson.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top