TIM DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT MELAKUKAN PEMERIKSAAN RAPID TEST KEPADA 158 SANTRI YANG AKAN BERANGKAT KE PONDOK PESANTREN AL-MUBAROQ SAMPANG MADURA

Di saat pandemi COVID-19 yang masih terjadi di seluruh dunia, Indonesia merupakan salah satu Negara yang terpapar oleh virus ini. Peningkatan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi dalam waktu singkat membutuhkan penanganan secepatnya, namun sampai saat ini belum ada obat ataupun vaksin dalam menangani COVID-19.Untuk menjaga agar masyarakat, khususnya anak-anak  agar tidak mengalami resiko terkena dampak  Covid-19 perlu untuk melakukan pencegahan penularan dengan melakukan tes untuk mengetahui  apakah seseorang tertular Covid-19 atau tidak.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 24 Juni Tahun 2020 melakukan pemeriksaan Rapid test di Aula Khatulistiwa II di Jalan D.A. Hadi No. 7 Pontianak kepada 158 orang santri yang akan kembali ke pondok pesantren Al-Mubaraq Sampang Madura yang dikoordinir oleh Ikatan Santri Kalimantan Barat (ISKAB). Pemeriksaan Rapid test dilakukan oleh Labkesda Prov Kalbar  dan merupakan UPTnya Dinas Kesehatan Provinsi Kaliamantan Barat. Pemeriksaan ini juga merupakan salah satu syarat untuk bias melakukan perjalanan menuju ke tempat Pesantren yaitu di Madura.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes mengatakan pemeriksaan  Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Covid-19. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh Covid-19, namun bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau COVID-19. Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus Corona atau tidak adalah dengan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR). Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini.

Lokasi: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Sampai saat ini  Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan langkah pencegahan  penyebaran Covid-19 agar tidak meluas, dan dihimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan PHBS ( Prilaku Hidup Bersih dan Sehat), menjaga jarak 1 s/d 2 meter (social distancing), makan buah dan sayur yang banyak mengandung Vitamin, tetap dirumah jika tidak ada keperluan yang mendesak dan jika keluar rumah gunakan masker, serta mematuhi protokol kesehatan di masa “New normal”

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top