Unit Pengobatan Penyakit Paru-Paru

Dinas Kesehatan<br>Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan
Provinsi Kalimantan Barat

SEKAPURSIRIH
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa atas tersusunnya profil UPT Pelayanan Kesehatan Paru Kalimantan Barat. Pembuatan profil ini sebagai salah satu bentuk upaya UPT Pelayanan Kesehatan Paru Provinsi Kalimantan Barat untuk memperkenalkan  keberadaan UPT Pelayanan Kesehatan Paru Kalimantan Barat kepada semua lapisan masyarakat sehingga dapat mengetahui secara menyeluruh tentang keberadaan dan fungsi UPT Pelayanan Kesehatan Paru Provinsi Kalimantan Barat agar dapat diketahui dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat yang memerlukan / membutuhkan keberadaannya.

Profil ini memuat informasi tentang tugas pokok  dan fungsi, jenis pelayanan, sarana dan prasarana serta hal-hal lain seputar UPT Pelayanan Kesehatan Paru Kalimantan Barat.

Besar harapan kami dengan adanya informasi berupa profil ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut mendukung tersusunnya profil ini, juga kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah bersedia memanfaatkan fasilitas UPT Pelayanan Kesehatan Paru ini.

 

        Plt. Kepala UPT Pelayanan Kesehatan Paru

                                                                                                         Provinsi kalimantan barat

 

 

                                                                                                                                                        Lasmiran,SE.M.kes

                                                                                                       NIP.19651010 199202 1 007

” Unit Pengobatan Penyakit Paru–Paru Provinsi Kalimantan Barat beroperasi pertama kali pada tahun 1963 dengan nama Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru Provinsi kalimantan Barat ( BP4), merupakan UPT yang berada langsung dibawah koordinasi Depkes RI. Dengan adanya Undang-undang no.32 tahun 2004 dimana sebagian wewenang dari pemerintah Pusat diserahkan kepada Pemerintah daerah, termasuk pengalihan beberapa kelembagaan UPT dilingkungan Depkes ( KEPMENKES No.909/SK/VIII/2001 ), maka sejak saat itu BP4 berubah menjadi UPT dibawah koordinasi Dinas kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dan terjadi pula perubahan terhadap tugas dan fungsi UPT,kemudian berdasarkan Peraturan Gubernur No. 08 Tahun 2009 BP4 berubah nama menjadi Unit Pengobatan Penyakit Paru-Paru Provinsi Kalimantan Barat dan pada tahun 2017 terbitlah Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2017 tentang Pembentukan susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja UPT maka berubahlah nama UP4 Menjadi UPT Pelayanan Kesehatan Paru “.
” UPT Pelayanan Kesehatan Paru Provinsi Kalimantan Barat ( UPT-PKP ) berlokasi di Jl.Karel Satsuit Tubun no.30 Pontianak, menempati Areal seluas 2.389 M ² dengan luas bangunan 982 M². Secara geografis UPT Pelayanan Kesehatan Paru terletak sangat strategis yaitu dipusat kota pontianak, sehingga mudah untuk diakses dari semua arah dan berdekatan dengan 2 rumah sakit besar yaitu Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soejarwo dan Rumah Sakit Mitra Medika “.

Kepala UPT Dari Masa Ke Masa

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Dalam menjalankan tugas dan fungsi UPT Pelayanan Kesehatan Paru Provinsi Kalimantan Barat mengacu kepada :

               –   Undang-undang no.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah
               –   Peraturan daerah no.10 tahun 2008 tentang susunan organisasi perangkat daerah
               –   Peraturan Gubernur no.8 tahun 2009 tentang pembentukan,susunan organisasi dan tata kerja Unit                                 Pengobatan penyakit paru-paru pontianak provinsi kalimantan Barat.
               –   Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2017 tentang Pembentukan susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi                       serta Tata Kerja UPT

TUGAS

” UPT Melaksanakan sebagian tugas teknis Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dalam bidang pencegahan dan pengobatan penyakit paru-paru sesuai dengan peraturan perundang yang berlaku “.

FUNGSI

– Melakukan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi ( KIE ) Kesehatan paru-paru masyarakat
– Memberikan Pelayanan Kesehatan Paru-Paru kepada masyarakat
– Melakukan kegiatan bersifat proaktif melalui kegiatan pelayanan luar gedung
– Melakukan kegiatan surveilens kesehatan paru-paru masyarakat dan tindak lanjutnya
– Bekerjasama dengan berbagai pihak, terkait peningkatan Sumber daya manusia berupa pendidikan dan pelatihan
– Melaksanakan kegiatan ketatausahaan
– Pelaksanaan tugas lain dibidang pengobatan penyakit paru-paru yang diserahkan Kepala Dinas.