Sukseskan Imunisasi MR, Disdikbud Sintang Surati Sekolah SD dan SMP

Dinas Kesehatan <br> Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan
Provinsi Kalimantan Barat

Tim DInas Kabupaten Sintang Menyalurkan Imunisasi MR di SDN 26 Jengkarang, Desa Jengkarang, Kecamatan Ambalau

Tim Dinas Kabupaten Sintang Menyalurkan Imunisasi MR di SDN 26 Jengkarang, Desa Jengkarang, Kecamatan Ambalau

Sintang, Dinkes Prov Kalbar

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang kini sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi terkait imunisasi MR di kalangan pelajar. Sebab berdasarkan data Dinas Kesehatan Sintang, imunisasi MR yang menjadi program Pemerintah Pusat (Pempus) itu baru mencapai 57 persen di Kabupaten Sintang.

Olehkarenanya, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Yustinus mengaku telah mengeluarkan surat untuk seluruh sekolah SD dan SMP yang ada di Kabupaten Sintang untuk mendukung dan mensosialisasikan imunisasi MR di kalangan pelajar.

“Kita sangat mendukung program tersebut. Bahkan setiap informasi yang kita dapat, selalu kita sampaikan ke sekolah-sekolah. Apalagi imunisasi MR ini sedang gencarnya di sosialisasikan oleh Pemerintah Pusat maupun kabupaten/kota seluruh Indonesia,” katanya, kemarin.

Terkadang, tambah Yustinus, ada beberapa kendala yang dihadapi untuk menyukseskan imunisasi MR ini. Seperti orang tua murid yang bertanya-tanya, kenapa anaknya disuntik terus.

“Nah, di sinilah perlunya koordinasi dan kerjasama yang baik. Hal tersebut kami tidak bisa menjawabnya, Dinkes lah yang menjawab,” katanya.

Menurutnya, imunisasi MR ini merupakan program nasional, sudah semestinya harus didukung agar anak-anak di Sintang terhindar dari berbagai penyakit yg disebabkan virus tersebut.

“Kita juga harapkan, pihak sekolah aktif untuk melanjutkan informasi yang kita sampaikan kepada orang tua murid,” terangnya.

Berdasrkan informasi yang diperolehnya, Imunisasi MR merupakan pencegahan terhadap infeksi virus campak dan rubella. Virus ini menyerang kekebalan tubuh, maka cukup berbahaya jika terkena dua penyakit ini.

“Imunisasi MR ini harus dilakukan secara mnyeluruh dengan harapan tidak ada kebocoran di masyarakat, terutama pada anak. Sehingga imunisasi MR ini dapat disalurkan kepada  seluruh anak – anak yang menjadi sasaran,” tutupnya. (Dex) (LensaKalbar)

Berita ini di Publikasikan oleh tim Web Dinkes Prov Kalbar tahun 2018