Stroke Beresiko Timbulkan Kematian, Beberapa Cara Yang Dapat Dilakukan Untuk Mencegah Stroke

Stroke timbul ketika aliran darah menuju otak terhenti baik oleh sumbatan atau perdarahan. Tanpa adanya zat nutrien dan oksigen, sel saraf menjadi rusak dan akhirnya mati. Kerusakan daerah otak tertentu menimbulkan gejala berbeda.

Anda bisa saja mengalami kesulitan menggerakkan anggota tubuh, berjalan dan berbicara, termasuk perubahan kecepatan berpikir dan persepsi.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah stroke antara lain:

  1. Kontrol Tekanan Darah

Hipertensi berhubungan hampir lebih dari setengah kejadian stroke. Periksakan tekanan darah Anda rutin dan turunkan dengan mengubah gaya hidup dan meminum obat anti hipertensi untuk menurunkan resiko stroke Anda.

  1. Latihan Jasmani Menengah 5 Kali Seminggu

Lebih dari sepertiga kasus stroke terjadi pada mereka yang tidak rutin berolahraga. Latihan jasmani derajat menengah lima kali seminggu dapat menurunkan resiko stroke Anda.

  1. Konsumsi Diet Sehat dan Berimbang

Hampir seperempat kasus stroke berkaitan dengan pola diet yang tidak sehat, terutama konsumsi sayur dan buah yang sedikit. Setidaknya, asupan sayur dan buah yang disarankan lima mangkuk per hari untuk menurunkan resiko stroke Anda.

  1. Menurunkan Kolesterol

Sekitar 1 dari 4 kasus stroke berkaitan dengan kadar kolesterol “jahat” atau LDL yang tinggi. Konsumsi lemak tidak tersaturasi dan tidak terhidrogenasi dibandingkan lemak tersaturasi (di goreng, jeroan) dapat menurunkan resiko stroke Anda. Jika kadar kolesterol tidak turun hanya dengan pengubahan diet, komunikasikan dengan dokter Anda tentang obat anti kolesterol.

  1. Pertahankan IMT atau Rasio Pinggang/Panggul Sehat

Hampir 1 dari 5 kasus stroke berhubungan dengan obesitas. Segera mulai program penurunan berat badan apabila rasio lingkar pinggang dengan panggul melebihi 0,9 (laki-laki) atau 0,85 (perempuan). Penurunan berat badan dapat menyelamatkan Anda dari berbagai penyakit.

  1. Hentikan Merokok dan Jauhi Paparan Asap Rokok

Lebih dari 1 dari 10 kasus stroke berkaitan dengan rokok. Ini juga berlaku untuk perokok pasif. Menghindari paparan rokok dapat menurunkan resiko stroke Anda. Mulai sadari asap rokok di lingkungan sekitar Anda.

  1. Menurunkan Konsumsi Alkohol

Lebih 1 juta kasus stroke per tahun disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan. Hindari mengonsumsi lebih dari dua gelas alkohol per hari untuk laki-laki dan satu gelas untuk perempuan agar menurunkan resiko stroke Anda.

  1. Kenali dan Atasi Fibrilasi Atrium

Irama jantung yang tidak teratur atau gangguan jantung lainnya menyumbang 9% kasus stroke. Komunikasikan dengan dokter mengenai pengobatan yang sesuai untuk menurunkan resiko stroke Anda.

  1. Diabetes Melitus

Bersama-sama dengan faktor resiko lain, diabetes meningkatkan resiko stroke. Dengan menurunkan resiko terjadinya diabetes, Anda juga menurunkan resiko stroke. Apabila Anda telah memiliki diabetes, komunikasikan dengan dokter mengenai pengobatan yang sesuai untuk menurunkan resiko stroke Anda.

  1. Penghasilan dan Pendidikan

Di seluruh dunia, akses pendidikan dan informasi kesehatan yang rendah berhubungan dengan stroke. Kebijakan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan akses kesehatan dan pendidikan semesta memiliki dampak positif terhadap penyakit stroke dan penyakit tidak menular lainnya.

.

Sumber: P2PTM Kemenkes RI

.

#DinkesKalbar #Stroke #CegahStroke #StrokeBeresikoTimbulkanKematian #PenyakitTidakMenular #PTM #Kalbar #KalbarSehat

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top