Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi Guna Pengendalian Penyebaran Pandemi Covid-19 di Kalimantan Barat

Dinkes Kalbar – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Aplikasi PeduliLindungi dalam rangka akan dimulainya kewajiban penggunaan aplikasi PeduliLindungi di beberapa sektor publik sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2021, Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan No.3933 Tahun 2021, dan Peraturan Gubernur Kalbar No. 196 Tahun 2021.

Sosialisasi tersebut melibatkan seluruh stakeholder se-Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan secara luring dan daring pada Kamis, (11/11/2021) berlokasikan di Hotel Harris, Kota Pontianak.

Penjelasan lengkap sekaligus cara penggunaan Aplikasi PeduliLindungi menjadi bahasan penting dalam sosialisasi ini yang disampaikan langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalbar dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu, Penjelasan tentang tujuan pembentukan dan materi muatan Gubernur tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan juga menjadi bahasan yang disampaikan oleh Kepala Biro Hukum Setda Kalbar.

Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes menyampaikan bahwa pemberlakuan Aplikasi PeduliLindungi memiliki tujuan penting dalam penanganan penyebaran virus Covid-19.

“Tujuan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi yang akan diberlakukan di beberapa tempat nantinya ini merupakan upaya untuk melakukan screening atau pemeriksaan kepada pengunjung, jadi pengunjung atau masyarakat itu harus melakukan scan kode QR untuk mengetahui tentang status vaksinasi dan status pemeriksaan Covid-19” Ungkap Harisson.

Tempat-tempat yang wajib diberlakukannya penggunaan Aplikasi PeduliLindungi tersebut antara lain pusat perbelanjaan, bioskop, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan di area publik, kegiatan seni budaya, kegiatan olahraga, perkantoran, perbankan, dan fasilitas pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta.

“Uji coba akan kita mulai Senin ini dan dilakukan dalam beberapa minggu kedepan. Tentunya akan dikenakan sanksi bila ada tempat yang tidak melaksanakannya yang nanti akan tertuang dalam keputusan Bupati/Walikota” Pungkas Kepala Dinkes Kalbar.

#DinkesKalbar #AplikasiPeduliLindungi #PeduliLindungi #indonesiatumbuhindonesiatangguh #kalbar #kalbarsehat 

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top