SIMADA AWARD

Dinkes Prov. Kalbar

Sehubungan  dengan   Peraturan  Menteri  Kesehatan  RI  Nomor   66  Tahun   2017 tentang   Petunjuk    Operasional  Penggunaan   Dana   Alokasi    Khusus    Fisik   Bidang Kesehatan    Tahun    Anggaran   2018   dan   menindaklanjuti   surat  Sekretaris   Ditjen Kefarmasian dan Alat  Kesehatan Nomor:  IR.03.01 /1/154/2019  tanggal  9 Januari  2019, perihal:   Penyampaian  Batas  Akhir  Waktu   Input  Data  Tahun   2018  dalam   Aplikasi SIMADA, maka dengan ini kami   sampaikan apresiasi  atas   input  dan  updating  data   yang   dilakukan   oleh petugas   pengelola    data   dan   informasi   kefarmasian dan   alat  kesehatan  di   dinas kesehatan   provinsi dan  kabupaten/kota dalam  aplikasi  SIMADA yang  mencakup   data sarana  produksi  dan  distribusi  kefarmasian dan  alat  kesehatan,  realisasi  penggunaan Dana Alokasi  Khusus  Subbidang Pelayanan  Kefarmasian, profil instalasi farmasi provinsi/kabupaten/kota,   serta   sebaran   tenaga    kefarmasian. Hal  tersebut  sangat penting   dilakukan   guna   memperoleh  gambaran  dan   evaluasi    terkait  pelaksanaan Program Kefarmasian  dan Alat  Kesehatan di  daerah pada tahun  2018.

Dari Aplikasi Simada ini didapati data  sebagai berikut :

  1. Jumlah Sarana Produksi dan Distribusi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Sarana Produksi  dan  Distribusi Kefarmasian  dan  Alat  Kesehatan  yang  sumber datanya  berasal  dari  provinsi  selaku  penerbit  izin  antara  lain Pedagang  Besar Farmasi (PBF) cabang,  Penyalur Alat Kesehatan  (PAK) cabang,  Usaha Kecil/Mikro Obat Tradisional (UKOT/UMOT),  dan  produksi  RT  alkes  dan    Sedangkan yang  bersumber  dari  kabupaten/kota selaku  penerbit izin  antara  lain apotek, toko obat, toko alkes dan lndustri Rumah Tangga Pangan (IRTP).
  2. Realisasi  AnggaranDana    Alokasi     Khusus    (DAK)    Subbidang     Pelayanan Kefarmasian Tahun 2018
  3. Jumlah Tenaga Kefarmasian Tahun 2018

Pada Tahun 2017 dalam pemilihan SIMADA AWARD Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat tidak masuk dalam 10 Provinsi terbaik namun dengan semangat dan kerja keras Kepala seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan dibawah kepemimpinan Indah Puspasari, S. Si. MPH. Apt dalam meningkatkan Program Kefarmasian dan dengan kerja tim yang solid maka Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat  Khususnya Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan mengalami peningkatan meraih Prestasi SIMADA Award peringkat II yang di Berikan Oleh Dirjend Kefarmasian Dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Pemilihan provinsi yang mendapatkan simada award dinilai dengan kategori :

  1. Frekuensi update data
  2. Jumlah data yang di input
  3. Kepatuhan Pelaporan DAK
  4. Verifikasi data

Dari kategori penilaian tersebut diatas maka di putuskan bahwa meraih SIMADA AWARD diberikan kepada :

  1. Provinsi Sulawesi Selatan
  2. Provinsi Kalimantan Barat
  3. Provinsi Jambi 
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top