SIK Sanggau Berpacu Dalam Inovasi

Dinas Kesehatan <br> Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan
Provinsi Kalimantan Barat

Image 2018-11-22 11.13.02

Ket Gambar : Kegiatan On The Job Training yang di lakukan Tim SIK dinas Kab Sanggau dalam Upaya percepatan dan penerapan Aplikasi SIKDA Generik di Kab Sanggau.

Sanggau, Dinkes Prov. Kalbar.

SIK Dinkes Kab Sanggau terus melakukan pembenahan dan pengembangan serta penguatan program Sistem Informasi Kesehatan Daerah Generik di Kabupaten Sanggau, hal ini di ungkapkan oleh Penanggung Jawab dan Pengelola SIK Kab Sangau Kamelius Tawa, SKM, Rabu (14/11).

Menurut Tawa bahwa penguatan program SIK di Kab Sanggau sudah di mulai sejak tahun 2015 lalu hingga 2019 yang tertuang dalam  Road Map  pengembangan SIK yang berisi target dan harapaan masa depan sistem informasi kesehatan  elektronik berbasis web  di Kabupaten  Sanggau, kata Tawa.

Progress pelaksanaan pengembangan SIK secara elektronik  pada  tahun anggaran 2018,  Dinkes Kab Sanggau telah megalokasikan anggaran pengadaan 15 unit Komputer (PC) ke 3 Puskesmas yaitu Puskesmas Balai Karangan, Teraju dan Puskesmas Tayan Hulu.

Disamping itu untuk memperkuat  pelaksanaan SIK Elektronik di puskesmas, Tim SIK Kabupaten Sanggau  melakukan kegiatan  On Job Training (OJT) SIKDA Generik Off Line pada pengelola SIK di   5 Puskesmas  yaitu Puskesmas Balai Karangan, Entikong, Teraju, Tayan Hulu, dan Puskemas Bonti ,  sementara untuk 10 Puskemas  lainnya di lakukan bimbingan dan pembinaan , kemudian  4 Puskesmas lainnya baru  sosialisasi, Tawa menjelaskan.

Artinya sudah ada upaya dan gerakan nyata dalam mendukung pelaksanaan program SIK dengan menerapkan  SIKDA Generik di seluruh Puskesmas di kabupaten Sanggau, sehingga diharapkan  Aplikasi SIKDA ini bermanfaat  untuk  membantu  pelaksanaan manajemen  puskesmas yang efektif dan efisien , lanjut Tawa lagi.

Langkah ke depan khususnya di tahun 2019 , pihaknya sudah mengusulkan ke Pemda Kabupaten Sanggau untuk membantu dalam peningkatan sarana dan prasrana pendukung di lapangan khususnya di Puskesmas sehingga program ini bener-benar menjadi unggulan dalam peningkatan manajemen di tingkat Puskesmas melalui pengembangan SIK secara elektronik  . Imbuh Tawa.

Pengembangan SIK elektronik melalui penerapan SIKDA Generik selain mempercepat proses transaksi layanan pasien juga dapat meningkatkan manajemen data dan laporan di puskesmas sehingga dapat menjamin  ketersedian data dan informasi kesehatan yang valid, reliable dan up to date serta dapat diakses dengan mudah oleh pihak-pihak yang membutuhkan serta oleh masyarakat.

Kegiatan penguatan sarpras  SIK juga diikuti dengan peningkatan kemampuan ketrampilan dan kecakapan petugas di lapangan dengan dukungan program pelatihan, pertemuan serta program peningkatan kemampuan petugas SIK ,  Tawa mengakhiri. (sur)

Berita ini di Publikasikan oleh tim Web Dinkes Prov Kalbar tahun 2018