Progam Nusantara Sehat Sangat Membantu Daerah

Pontianak, Dinkes Prov. Kalbar

Kami sudah diskusi tadi dari IDI, peserta Nusantara Sehat, kementerian, dan dinas kesehatan; ternyata daerah sangat terbantu dengan kehadiran tenaga kesehatan Nusantara Sehat. Dari laporan yang kami terima tadi, mutu pelayanan kesehatan di sini meningkat,” ujar dr H Suir Syam MKes, anggota Komisi IX.DPRRI pada Kunjungan kerja spesifik dalam pengawasan program Nusantara Sehat, masa persidangan II tahun 2018-2019 ke Provinsi Kalimantan Barat, di aula Dinkes, Jumat, 7 Desember 2018.

Komisi IX dalam melaksanakan salah satu tugas pengawasan program Nusantara Sehat. Melalui Nusantara Sehat; dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lain yang di kirim ke Daerah Terpencil, Kepulauan dan Perbatasan (DTPK) yang masih kekurangan  tenaga kesehatann. Diharapkan Nusantara Sehat bisa membantu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kalbar

Hadir dr HM Subuh MPPM, staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Ekonomi Kesehatan.dr HM Subuh MPPM yang merupakan wakil dari Kementrian Kesehatan , menyampaikan, Nusantara Sehat ditempatkan diterutama di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. Kalbar terutama lima kabupaten/kota perbatasan dan terpencil masuk kriteria tersebut.

“Selama ini dari tahun ke tahun, kepesertaan Nusantara Sehat di Kalbar kian bertambah, baik berdasarkan tim maupun yang individu. Sekarang, bagaimana kita lakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan yang baru lulus, supaya mereka bisa ikut daftar seleksi,” ungkap Dr. Subuh.

Dan berdasarkan hasil evaluasi kemenkes, Nusantara Sehat di seluruh Indonesia memberikan manfaat besar sekali, terutama dalam menunjang program promotif dan preventif di puskesmas. Kemenkes juga melihat adanya pemerataan distribusi tenaga kesehatan di daerah-daerah terpencil tersebut,” katanya.

Menurut dr Subuh , dengan adanya Nusantara Sehat ini, Kemenkes juga bisa memonitor secara langsung efektivitas dan efisiensi program kesehatan yang selama ini dilaksanakan, seperti Germas, Indikator Keluarga Sehat, dan SPM. “Tiga kegiatan ini, kami di pusat bisa langsung monitor melalui Nusantara Sehat. Bagaimana program terebut bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Andy Jap MKes menyampaikan, mereka berterimakasih kepada tenaga Nusantara Sehat yang sangat membantu. “Juga membantu teman-teman di puskesmas, terutama kategori terpencil. Harapan kami Nusantara Sehat ini bisa berkelanjutan di Kalbar,” katanya.

Ia pun berharap, ilmu yang dimiliki Nusantara Sehat dapat diadopsi tenaga kesehatan di puskesmas. “Di Kalbar, selama dua tahun ini, Nusantara Sehat dapat berjalan baik, tidak ada yang drop out. Mereka semua enjoy dan umumnya masih mau menambah waktu di sini,” harap Andy kepada anak-anak Nusantara Sehat tersebut. (sur)

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top