PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemprov Kalbar Tetap Lakukan Pengawalan dan Ketatkan Protokol Kesehatan

Sumber: Liputan6.com

Dinkes Kalbar – Pemerintah secara resmi membatalkan rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh wilayah Tanah Air selama libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Pemerintah juga mencabut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, dan menggantinya dengan Inmendagri No 66 tahun 2021 yang berlaku per 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

Menindaklanjuti putusan tersebut. Walaupun PPKM Level 3 dibatalkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tetap lakukan pengetatan di sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Barat.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, S.H, M.Hum mengatakan  bahwa walaupun pembatalan PPKM Level 3 ini dibatalkan, masyarakat tetap diminta untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan dan harus tetap mengerti batasan apalagi menjelang gelombang ketiga COVID-19.

“Pembatasan tetap akan dilakukan, tetapi bukan dalam pembatasan gerak, melainkan pembatasan guna menghindari kerumunan dalam skala besar,” ujar Sutarmidji pada saat Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pengamanan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, di Hotel Kapuas Palace, Kota Pontianak, Rabu (15/12/2021).

Pembatasan akan dilakukan di beberapa tempat yang terjadi keramaian seperti pusat perbelanjaan maupun ruang publik lainnya, untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan yang besar.

“Seperti mal nanti kapasitasnya hanya diperbolehkan 75 persen. Insya Allah, semua akan dibuat aman, nyaman, dan tetap sehat bagi masyarakat yang merayakan Nataru. Sehingga tidak terjadi kerumunan yang dapat meningkatkan penularan COVID-19,” jelas Sutarmidji

Ditempat yang sama, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Sigid Tri Hardjianto, S.H., M.Si, dan Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto menyampaikan bahwa pelaksanaan Nataru ini harus berjalan dengan aman dan memperhatikan kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

“Semua stakeholder harus bisa bersinergi untuk mempersiapkan pelaksanaan Nataru. Kita juga tetap optimis mudah-mudahan perayaan Nataru bisa berjalan aman dan tentunya juga sehat,” ucap Kapolda Kalbar.

“Pengamanan Nataru memerlukan kerjasama seluruh stakeholder agar dapat berjalan dengan baik, lancar, dan aman. Jika itu dilaksanakan, saya yakin pengamanan Nataru di wilayah Kalbar dapat berjalan dengan baik,” Pungkas Mayjen TNI Sulaiman Agusto.

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top