PERTEMUAN MONITORING DAN EVALUASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2020

Keterangan : Bpk drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes menyampaikan materi.

DINKES PROV. KALBAR – Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019, Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan, merupakan kewajiban Pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan minimal kepada setiap warga Negara. Pemerintah Daerah Provinsi dan kabupaten/kota wajib menerapkan SPM yang dibagi 2 (dua) jenis layanan  dasar untuk provinsi dan 12 ( dua belas ) layanan dasar untuk kabupaten/kota sebagai acuan pemerintah daerah dengan potensi dan kemampuan masing-masing.

Untuk mempermudah penghitungan pembiayaan daerah disiapkan  tools costing SPM dalam bentuk sistem informasi yang tersedia, dalam perencanaan pelaksanaan SPM. Sedangkan Monitoring dan Evaluasi SPM Kesehatan di Kabupaten/Kota dapat melalui aplikasi Komunikasi Data Kesehatan (KOMDAT), sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 92 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Komunikasi Data dalam Sistem Informasi Kesehatan Terintegrasi.

Tahun 2019, 13 kabupaten/kota yang telah melaporkan capaian dari 12 indikator SPM melalui aplikasi KOMDAT pada triwulan 4, sedangkan Kabupaten Kayong Utara belum melaporkan capaian indikator SPM nya.

Kegiatan pelaksanaan Pertemuan Monotoring dan Evaluasi SPM Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan pada tanggal 12 s/d 14 Februari 2020 di Hotel Maestro Jl. Sultan Abdurahman. Peserta Pertemuan berjumlah 62 orang terdiri dari, Kepala Bidang Kesmas 14 orang peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 14 orang peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; Pegawai yang bertugas mengoperasikan aplikasi KOMDAT 14 orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; 1 orang peserta dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Barat; 15 orang peserta dari  pejabat struktural atau yang mewakili dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar;dan Peserta dari lintas program/lintas sektor terkait.

Adapun yang mewakili Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Barat dalam hal ini diwakili oleh Sekertaris Dinas Kesehatan drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes dalam sambutannya dikatakan Perubahan kebijakan mengenai SPM serta mutasi pegawai pemegang program terkait SPM menjadi dasar Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, guna menambah pemahaman dan wawasan mengenai kebijakan SPM Kesehatan, perhitungan costing SPM serta tata cara pencatatan dan pelaporan pada aplikasi KOMDAT.

Sebagai narasumber Bapak Lemi Kurniawan merupakan Analisis Kebijakan Kesehatan, dan Ibu Farida Sibue, SKM, MScPH Kasubdid  Analisis Data dari Kementrian Kesehatan RI, menyampaikan Kebijakan Pemerintah Daerah Prov Kalbar terhadap Standar Pelayanan Bidang Kesehatan. Meneggaskan bahwa terinformasinya kebijakan mengenai Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan berupa regulasi dalam mengatur pelaksanaan SPM kesehatan, bagaimana pembiayaannya, serta pencatatan pelaporan SPM nya di aplikasi KOMDAT dan evaluasi target pencapaian indikator SPM.

Keterangan : Peserta Petemuan mendengarkan materi yang diberikan.

Peserta Pertemuan berjumlah 62 orang terdiri dari, Kepala Bidang Kesmas 14 orang peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 14 orang peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; Pegawai yang bertugas mengoperasikan aplikasi KOMDAT 14 orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; 1 orang peserta dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Barat; 15 orang peserta dari  pejabat struktural atau yang mewakili dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar;dan Peserta dari lintas program/lintas sektor terkait.

Dalam pertemuan ini sebagai narasumber Bapak Lemi Kurniawan merupakan Analisis Kebijakan Kesehatan, Ibu Farida Sibue, SKM, MScPH Kasubdid  Analisis Data dari Kementrian Kesehatan RI, menyampaikan Kebijakan Pemerintah Daerah Prov Kalbar terhadap Standar Pelayanan Bidang Kesehatan.

Keterangan : Kabid Kesmas, Bpk Sy. Syamsul Rizal, SKM, M.Kes menyampaikan hasil capaian SPM Bidang Kesmas.

Narasumber lain dari Kabid Kesmas Sy. Syamsul Rizal, SKM, M.Kes pentingnya pencapaian SPM karena merupakan tolak ukur kinerja pelayanan kesehatan yang diselenggarakan daerah kabupaten/kota, untuk itu pemenuhan SPM menjadi suatu keharusan untuk kabupaten/kota.   

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top