Pertemuan Melaksanakan Reviu Dana Alokasi Khusus (DAK) Dan Data Program Kefarmasian Dan Alat Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2021 Di Hotel Mercure Jl. Jendral Ahmad Yani No. 91 Pontianak, 17 – 19 Maret 2021

Untuk meningkatkan bidang data dan informasi pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan dan memperkecil adanya kekurangan dan kelemahan / penyimpangan dalam pelaksanaan program antara lain ketaatan para pengelola program termasuk keuangan dalam pembuatan laporan, keterlambatan pengiriman laporan, koordinasi dan pengendalian oleh atasan yang masih kurang, akibatnya pada pemeriksaan-pemeriksaan sering timbul masalah-masalah yang sama dengan pemeriksaan yang lalu.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk Dinas Kabupaten/Kota harus melakukan Up date data yang ada di aplikasi SIMADA dan segera melakukan Verifikasi dan menginformasikan ke Dinas Kesehatan Provinsi Dinas Kabupaten/Kota harus melaporkan secara berkala dan berjenjang sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan DAK sub bidang Pelayanan Kefarmasian tahun 2021. Melalui Reviu dana alokasi khusus (DAK) serta Reviu Pemutakhiran Data Kefarmasian dan Alkes, pemerintah pusat memberikan anggaran kepada daerah untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah sesuai prioritas nasional DAK Bidang Kesehatan diberikan kepada daerah tertentu untuk membantu mendanai kegiatan bidang kesehatan yang merupakan urusan daerah sesuai dengan prioritas pembangunan kesehatan nasional yang ditetapkan melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP)

Memperhatikan hal diatas, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat perlu melakukan kegiatan Reviu Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Pelayanan Kefarmasian dan Reviu Pemutahiran Data Kefarmasian dan Alkes yang akan melibatkan pejabat yang berkompeten dalam bidang data di di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi sebagai peserta Pusat serta dari 14 Kabupaten Dinas KesehatanKabupaten/ Kota sebagai peserta daerah, dimana masing-masing kabupaten/ kota sebanyak 1 orang, kegiatan pertemuan di laksanakan di Hotel Mercure Jl. Jendral Ahmad Yani No.91 Pontianal, 17 – 19 Maret 2021.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Prov Kalbar / yang mewakili Kabid SDK, Petrus Budi Raharjo, APP, M.Kes mengatakan kegiatan pertemuan  pelaksanakan Reviu DAK Sub Bidang Pelayanan Kefarmasian dan Reviu Pemutakhiran Data Kefarmasian dan Alkes 2021 untuk mensukseskan upaya pembangunan kesehatan serta pencapaian sasaran strategis Kementerian Kesehatan maka dibutuhkan kualitas data dan informasi dengan tingkat akurasi dan validitas yang dapat dipertanggungjawabkan. RPJP-K 2005-2025 untuk periode 2020- 2024 secara spesifik berfokus pada sasaran pencapaian bidang kefarmasian dan alat kesehatan yang menekankan kemandirian.

Kegiatan ini juga untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi terkini dibidang kefarmasian, pengelolaan obat dan alat kesehatan di Provinsi Kalimantan Barat meliputi data persentase penggunaan obat rasional di fasyankes kabupaten/kota, persentase fasyankes yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar, jumlah sarana apotik, PBF, Penyalur Alat Kesehatan(PAK), Cabang PAK, UKOT dan UMOT di provinsi Kalimantan Barat serta data lainnya terkait dengan program kefarmasian dan alkes.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top