Pertemuan Fasilitasi Perencanaan Dana DAK Tahun 2021 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 26 s/d 28 Oktober 2020 di Hotel Maestro Pontianak

Dana Alokasi Khusus atau DAK merupakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada provinsi / kabupaten / kota tertentu yang bertujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Program yang menjadi prioritas nasional dimuat dalam Rencana Kerja Pemerintah dalam tahun anggaran bersangkutan. Kemudian, Menteri teknis mengusulkan kegiatan khusus yang akan didanai dari DAK dan ditetapkan setelah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional, sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Kegiatan pertemuan fasilitasi perencanaan dana DAK tahun 2021 pada tanggal 26 s/d 28 Oktober 2020 di hotel Maestro Jl. Sultan Abdurahman No. 72-74 Pontianak, yang diikuti oleh Provinsi: RSUD dr. Soedarso 2 orang, RSJ Sungai Bangkong 2 orang, RSJ Provinsi Singkawang 2 orang, Labkesda 2 orang, Kota Pontianak: Dinkes Kota Pontianak 5 orang, RSUD Sultan Syarif M. Al-Qadri 2 orang, Kabupaten Kubu Raya: Dinkes Kubu Raya 4 orang, Kabupaten Mempawah: Dinkes Mempawah 5 orang, RSUD dr.Rubini 2 orang, Kota Singkawang: Dinkes Kota Singkawang 5 orang, RSUD dr. Abdul Aziz 2 orang, Kabupaten Sambas: Dinkes Sambas 4 orang, RSUD Pemangkat 2 orang, RSUD Sambas 2 orang, RS Pratama Teluk Keramat 1 orang, Kabupaten Bengkayang: Dinkes Bengkayang 4 orang, RSUD Bengkayang 2 orang, Kabupaten Landak: Dinkes Landak 5 orang, RSUD Landak 2 orang, Kabupaten Sanggau: Dinkes Sanggau 5 orang, RSUD hJ. Djaman Sanggau 2 orang, RSUD Temenggung Gergaji 1 orang, Kabupaten Sekadau: Dinkes Sekadau 5 orang, RSUD Sekadau 2 orang, Kabupaten Sintang: Dinkes Sintang 5 orang, RSUD Ade M.Djoen 2 orang, Kabupaten Melawi: Dinkes Melawi 5 orang, RSUD Melawi 2 orang, Kabupaten Kapuas Hulu: Dinkes Kapuas Hulu 4 orang, RSUD. Ahmad Diponegoro 2 orang, RSUD Semitau 1 orang, RS Bergerak Badau Kapuas Hulu 1 orang, Kabupaten Ketapang: Dinas Kesehatan Ketapang 5 orang, RSUD Agus Djam 2 orang, Kabupaten Kayong Utara: Dinkes Ketapang 5 orang, RSUD Sultan M. Jamaluddin 2 orang.     

Dalam sambutannya, dr. Harisson, M.Kes mengatakan  pertemuan fasilitasi perencanaan dana DAK tahun 2021 ini sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 114/SK/Menkes/2010, dalam rangka fungsi koordinasi dan penyusunan rencana program Kementerian Kesehatan, maka untuk membantu dalam proses analisis perencanaan, penganggaran dan evaluasi di Provinsi Kalimantan Barat, dan mempunyai harapan sebagai berikut :

  1. Melaksanakan perencanaan berbasis bukti ( evidance based planning ), bukti data dalam bentuk data elektronik untuk semua usulan.
  2. Memantapkan tata kelola Pemerintahan yang baik ( good govermance) yang di implentasikan dalam alur persetujuan dari Pusat.
  3. Dapat menganalisa data anggaran.

Peserta pertemuan di harapkan untuk dapat menyusun rencana strategi anggaran serta keterpaduan program prioritas dan juga untuk penyiapan penyusunan rencana dan penganggaran di bidang kesehatan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top