PERNYATAAN PERS GUBERNUR KALIMANTAN BARAT TERKAIT SIKAP PEMERINTAH PROVINSI KALBAR DALAM MENANGGULANGI PENYEBARAN COVID-19

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH, M.Hum, mengadakan konferensi pers terkait sikap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah Kalimantan Barat di Ruang Praja I Kantor Gubernur Kalbar, Minggu (15/3/2020). Adapun poin-poin yang disampaikan adalah sebagai berikut:

  1. Siswa dari tingkat PAUD/TK SD/MI, SMP/MTs, sampai dengan SMA/SMK, Mulai Senin, 16 Maret 2020 sampai waktu yang belum ditentukan, Belajar di Rumah
  2. Menegaskan kepada orang tua untuk tidak membolehkan anaknya ke luar rumah, apabila diketahui ada anak-anak sekolah yang bermain di luar rumah, akan ditindak oleh Satpol PP
  3. Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional tetap dilaksanakan, sambil menunggu Keputusan dari Kemdikbud RI
  4. Acara-acara baik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi ataupun lainnya, yang melibatkan banyak orang untuk DITUNDA, Kabupaten/Kota diminta melakukan hal yang sama
  5. Penduduk yang berdiam di luar perbatasan, tidak boleh lalu lalang di PLBN. Gubernur Kalbar meminta Imigrasi untuk melarang warga Kalbar yang ada di Sarawak Malaysia saat ini untuk pulang, dengan pertimbangan Sarawak telah mengumumkan 20 orang warganya terinfeksi Covid-19
  6. Apabila ada masyarakat yang tinggal di luar perbatasan ingin melintas PLBN, Imigrasi Wilayah Kalbar harus tegas untuk memintanya pulang dan apabila tetap memaksakan diri, maka Imigrasi meminta masyarakat tersebut untuk membuat pernyataan tidak kembali pulang ke Kalbar
  7. ASN tetap bekerja dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebugaran tubuh
  8. Pemerintah Provinsi Kalbar tetap berupaya menangani penyebaran Covid-19 dengan menyiagakan seluruh dokter, perawat di semua pelayanan kesehatan di seluruh Kalbar untuk ikut memantau gejala-gejala yang dialami masyarakat yang datang ke fasyankes
  9. Pemerintah menjaga kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi
  10. Apabila masyarakat mengalami gejala-gejala seperti demam 38 derajat Celcius dan batuk/pilek, segera periksakan diri ke Pelayanan Kesehatan terdekat untuk memastikan mendapat pelayanan lebih lanjut.
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top