Peran Penting Ibu bagi Kesehatan Keluarga

Keluarga merupakan entitas yang paling penting dalam kehidupan seseorang sejak ia dilahirkan. Di dalam keluarga, banyak hal terbentuk, di antaranya: karakter, kebiasaan dan kondisi kesehatan seseorang.

Seseorang yang menerapkan pola hidup sehat kemungkinan besar berasal dari keluarga yang menerapkan pola serupa, untuk itu orang tua mempunyai tugas dan tanggung jawab yang penting untuk memberikan pengenalan, edukasi dan membentuk kebiasaan akan pola hidup sehat di lingkungan keluarganya. Walaupun orang tua mempunyai porsi yang besar dalam pembangunan kesehatan keluarga, namun demikian keberhasilannya perlu didukung peran aktif seluruh anggota keluarga.

Secara tradisional dalam sebuah keluarga, sosok ayah memiliki peran dalam penyediaan kebutuhan fisik sehari-hari, seperti rumah, makanan, dan lain sebagainya. Sementara peran ibu adalah mengatur kebutuhan tersebut dan menyediakan dukungan emosional kepada pasangan dan anak-anak. Walaupun seiring dengan perkembangan zaman pembagian peran dalam keluarga kini tidak lagi setegas dahulu, dimana sosok ayah juga diharapkan untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak dan sosok ibu juga dapat bekerja guna membantu penyediaan kebutuhan keluarga, faktanya adalah sosok ibu memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan kualitas kesehatan keluarga. 

 

Peran ibu dalam kesehatan keluarga

Peningkatkan kualitas kesehatan keluarga di rumah dapat dilakukan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurut Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Adapun beberapa indikator PHBS di tatanan rumah tangga antara lain: persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan, menggunakan air bersih, menimbang bayi dan balita secara berkala, cuci tangan dengan sabun dan air bersih, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, melakukan aktivitas fisik setiap hari, tidak merokok di dalam rumah, dan konsumsi buah dan sayur. Manfaat PHBS di rumah tangga antara lain, setiap anggota keluarga mampu meningkatkan kesejahteraan dan tidak mudah terkena penyakit, rumah tangga sehat mampu meningkatkan produktivitas anggota rumah tangga dan manfaat PHBS rumah tangga selanjutnya adalah anggota keluarga terbiasa untuk menerapkan pola hidup sehat dan anak dapat tumbuh sehat dan tercukupi gizi.

Menurut sebuah penelitian, disimpulkan bahwa sebagian besar kejadian kurang gizi pada anak balita dapat dihindari apabila ibu mempunyai pengetahuan yang cukup tentang cara memelihara gizi dan mengatur makanan anak balita.

Food photo created by tirachardz - www.freepik.com

Sampai disini, pentingnya peran seorang ibu semakin nyata dalam kesehatan keluarga. Secara umum atau dalam pandangan tradisional, sosok Ibu lah yang mengatur dan menentukan menu makanan keluarga, selanjutnya memilih bahan makanan yang kaya zat gizi, dan mengolahnya menjadi makanan untuk dapat disantap seluruh keluarga. Sepanjang proses pengolahannya, ibu harus membersihkan bahan makanan sebelum diolah, memastikan agar selalu mencuci tangan sebelum memasak, dan mengetahui cara penyimpanan yang baik agar makanan tak mudah dijangkiti kuman penyakit.

Hal tersebut mungkin tampak sederhana, tapi terbukti sangat membantu menjaga kesehatan keluarga. Dalam sebuah jurnal penelitian disampaikan ada lima kunci keamanan pangan yaitu menjaga kebersihan, memisahkan bahan makanan yang masak dan mentah, masakan harus matang, menjaga suhu makanan, menggunakan bahan baku dan air yang bersih. Salah satu  tempat yang harus diperhatikan keamanan pangan adalah dapur. Dapur merupakan lokasi persiapan dan pengolahan makanan di rumah yang dapat dikaitkan dengan risiko penyakit bawaan makanan akibat penanganan yang salah pada makanan.

Peran ibu sebagai penyedia asupan makanan yang sehat dan bergizi sangatlah penting, dengan makanan yang sehat dan asupan gizi yang seimbang kepala keluarga akan dapat fokus dalam melakukan pekerjaan dan anak-anak dapat tumbuh secara optimal.

Dengan peran yang sangat penting ditengah-tengah keluarga, seorang ibu harus mampu menjaga kondisi kesehatan fisik dan mentalnya, sebab jika ibu menderita sakit, maka kemungkinan besar keluarga akan timpang. Untuk itu, seorang ibu juga harus memiliki bekal pengetahuan dan wawasan kesehatan yang baik.

Jadi, janganlah pernah menganggap enteng peran ibu dalam menjaga dan merawat kesehatan keluarga. Bagi para ibu, jadilah penopang keluarga yang tangguh dan cerdas karena ibu berperan penting dalam masa depan keluarga.

Sumber: klikdokter.com

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top