Pahami Masa Kadaluarsa Obat

Obat adalah bahan kimia, atau campuran bahan, maupun produk biologi yang dapat mempengaruhi fisiologi serta patofisiologi tubuh, yang digunakan untuk tujuan diagnosis, mencegah, mengobati dan meningkatkan kesehatan. Obat memiliki efektivitas dan keamanan sesuai standar, ketika stabilitasnya tetap terjaga selama penyimpanan sampai akhirnya digunakan oleh pengguna (pasien/tenaga kesehatan). Produk obat dikatakan stabil apabila selama penyimpanan sampai penggunaan memiliki karakteristik fisik, kimia, mikrobiologi, toksikologi dan terapetik tetap sama (tidak berubah) dari spesifikasi atau ketentuan yang telah ditetapkan oleh pabrik. Dengan demikian, ketika stabilitas obat menurun, maka akan terjadi resiko penurunan efikasi obat maupun keamanan obat tersebut.stabilitas obat dikorelasikan dengan masa kadaluarsa. Ketika stabilitas obat menurun, maka masa kadaluarsa obat juga semakin cepat atau pendek.

Masa kadaluarsa obat ketika obat masih utuh dan tidak dibuka dari kemasan  primernya, dikenal degan sebutan expired date (ED), sedangkan obat yang telah dibuka dari kemasan primernya, dicampur atau dilarutkan, maka masa kadaluarsanya tidak sama lagi dengann expire date dari pabrikan. Masa kadaluarsa ini disebut dengan beyond use date (BUD). Persamaan ED dan BUD adalah menandakan masa kadaluarsa, tetapi waktunya berbeda.

Cara menentukan masa kadaluarsa untuk obat yang sudah dibuka dari kemasan.

Contoh

  1. Bila sirup penurun panas ‘X”, dibuka pada tanggal 30 September 2020, dan diketahui ED yang tertera dikemasan Desember 2022, maka masa kadaluarsa (BUD) sirup X yang sudah dibuka tersebut adalah
  • ED 31 Desember 2022, dibuka 30 September 2020
  • Sisa ED 2 tahun 3 bulan
  • Maka masa kadaluarsa (BUD) = 1 tahun yaitu 30 September 2021

    2. Bila sirup ‘Z” dibuka 1 juli 2022, ED yang tertera Desember 2022, maka masa kadaluarsa (BUD) sirup Z yang sudah dibuka adalah

  • ED 31 Desember 2022, dibuka 1 Juli 2022
  • Sisa ED 6 bulan
  • Maka masa kadaluarsa (BUD) = 31 Desember 2022

Di bawah ini tertera rekomendasi dari BPOM tentang masa kadaluarsa beberapa sediaan obat

BENTUK SEDIAAN OBAT

MASA KADALUARSA YANG DIREKOMENDASIKAN

Tablet/ kapsul yang telah dibuka dan dikemas dalam plastik klip obat

Dua (2) bulan

Sirup dan cairan obat luar

Salep / krim dalam tube

Enam (6) bulan setelah kemasan dibuka atau sesuai tanggal kadalursa (ED) yang tertera pada kemasan

Salep / rim dalam pot tertutup

Tiga (3) bulan setelah dibuka atau sesuai dengan tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan

Tetes telinga, tetes hidung, obat semprot hidung dan telinga

Tiga (3) bulan setelah obat dibuka kecuali dinyatakan lain berdasarkan aturan yang tertera di kemasan obat

Puyer

Bila puyer sudah tidak digunakan atau tidak diperlukan, maka disarankan untuk dibuang, jangan disimpan

Insulin

Bila belum dibuka, maka masa kadaluarsa (BUD) sama dengan ED sediaan obat tersebut dan disimpan dalam kulkas. Bila insulin sudah dibuka, BUD insulin 28 hari dan disimpan di suhu kamar

Suppositoria dan inhaler

Sesuai dengan waktu atau tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan obat

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top