Momen HKN, 20 % Meninggal Akibat Rokok

Dinas Kesehatan <br> Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan
Provinsi Kalimantan Barat

Image 2018-11-22

Ket Gambar : Bupati Kabupaten Bengkayang saat mengikuti serangkaian acara Hari Kesehatan Nasional ke 54 di Kantor Camat Lumar Kabupaten Bengkayang.

Bengkayang, Dinkes Prov. Kalbar.

Sekitar 20% kasus kematian di Kabupaten Bengkayang  adalah  akibat  Rokok” hal  ini di sampaikan  Bupati Kabupaten Bengkayaag, Suryadman Gidot, S.Pd, M.Pd saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Kesehatan Nasional 54 di Kantor Camat Lumar Kabupaten Bengkayang, Jumat, (16/11).

Di lanjutkan juga oleh Bupati Bengkayang  bahwa tingginya kematian akibat rokok menjadi sangat mengkhawatirkan  dan sudah harus ada gerakan nyata untuk menindaklajuti agar kasus-kasus kesehatan akibat rokok ini tidak terus menjadi masalah kesehatan di masyarakat  dan dapat di tekan serendah-rendahnya, kata Bupati yang terlihat santai.

Dalam sambutan nya , Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada undangan  yang hadir yaitu Ketua DPRD Kab Bengkayang, Kapolres Bengkayang, Dandim 1204, Komandan Lanud  Bengkayang, Kajati, Ka Pengadilan Agama,  Forum Kominfindo Kab Bengkayang serta seluruh Camat, Lurah, Kades, dan Ka Puskesmas se Kabupaten Bengkayang , dan beliau  juga mengingatkan bahwa sarat tambahan bagi calon pejabat yang akan di lantik nanti di wajib kan untuk tidak merokok.

Selain itu gerakan dalam upaya menanggulangi masalah Rokok , di tambahkan oleh Suryadman Gidot  , dimana  akan dibuat  regulasi-regulasi bidang kesehatan­­­­ yang berkaitan dengan rokok  sehingga wilayah perkantoran terbebas dari asap rokok, dan masyarakat juga dapat memahami regulasi tersebut. “Kita perlu aturan yang jelas untuk masalah rokok” kata Suryadman Gidot di depan undangan dan peserta HKN.

Bupati juga menyampaikan bahwa upaya kesehatan ini sebenarkan bagian dari gerakan Nawacita Presiden Jokowi yang ke 5 tentang kesehatan, yang sudah tertuang dalam RPJM  Kementerian Kesehatan RI 2015 – 2019 sehingga kegiatan ini adalah program bersama dan program kita semua, imbuh Bupati.

Di jelaskan oleh  Bupati,  bahwa perubahan penyakit penyakit sekarang sudah berbeda bukan lagi penyakit menular yang menyebabkan kematian di masyarakat, tetapi sekarang sudah  berbalik bahwa penyebab kematian terbesar adalah yang di sebabkan penyakit tidak menular atau lebih di sebabkan penyakit pola hidup,  akibat perubahan perilaku masyarakat yang tidak sehat.

Perlu adanya gerakkan  terus menerus dan berkelanjutan dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, dan gerakan ini tentunya bukan hanya sekedar pencanangan semata tapi harus di dukung oleh seluruh stake holder yang ada di Jajaran Pemda Kab Bengkayang serta masyarakaat luas, . Gerakan ini merupakan gerakan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk hidup sehat.

“ DAN SEHAT ITU BERAWAL DARI KITA “  , kata Bupati mengakhiri sambutannya. (sur)­­­­

Berita ini di Publikasikan oleh tim Web Dinkes Prov Kalbar tahun 2018