Date & Time |
Menu

KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT PANTAU KASUS DAMPAK ASAP DI PUSKESMAS

Keterangan Gambar : Pembagian masker oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Masyarakat di minta Selalu Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Pontianak, Dinkes Prov. Kalbar

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson M. Kes dan jajaran melakukan pemantauan peningkatan kasus ISPA akibat dampak kabut asap di Puskesmas Telaga Biru, Puskesmas Khatulistiwa, dan Puskesmas Pal III, Senin, 16 September 2019. Disela peninjauan kadis dan jajaran turut membagikan masker bagi para penguna jalan yang melintas.

Harisson menyampaikan, kondisi udara Pontianak karena kabut asap ada di level tidak sehat dan sangat tidak sehat. Melalui kunjungan tersebut, ia ingin melihat kesiapan petugas kesehatan di lapangan, terutama di puskesmas dan rumah sakit. “Bagaimana mereka menanggani dampak dari bencana asap. Apa yang menjadi kendala di lapangan,” ujarnya.

Kabut asap berkepanjangan membuat kasus pasien ISPA meningkat. Sita Ayu Prabawati, Kepala Puskesmas Telaga Biru menyampaikan, pasien ISPA di sana membeludak. “Agustus kemarin mencapai 322 pasien ISPA di kami. Biasanya 100-an pasien ISPA. Memang kasus ISPA termasuk 10 besar di sini. Ini pengaruh kabut asap, tak hanya ISPA, pasien juga mengeluh mata perih. Bukan hanya warga, kami petugas pun kena ISPA,” jelasnya.

Data senada disampaikan Hakimah, Kepala Puskesmas Khatulistiwa. Kabut asap membuat pasien ISPA di sana meningkat hingga 30 persen dari hari biasanya. Terkait pengobatan, mereka mengakui memiliki stok obat yang cukup bagi pasien ISPA. Tetapi, mereka kekurangan masker untuk dapat dibagikan lebih luas ke sekolah-sekolah. Persediaan masker yang ada hanya cukup untuk dibagikan di sekitar puskesmas.

Keterangan Gambar : Pembagian masker oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Sementara itu, terkait upaya pembagian masker oleh Dinkes Kalbar, Harisson menyampaikan, hal itu bagian dari kepedulian dinas kesehatan Provinsi Kalimantan Barat kepada masyarakat yang terpapar asap. “Mudah-mudahan dengan pembagian masker ini, efek samping asap dapat berkurang di masyarakat. Ini juga bentuk pencegahan agar tidak mudah terserang penyakit ISPA,” katanya

Di samping itu, Harisson juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kesehatan di saat kualitas udara tidak sehat. “Mari kita jaga kondisi tubuh agar tetap sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur yang kaya antioksidan. Perbanyak minum air putih, lalu saat aktivitas di luar rumah selalu gunakan masker,” ujarnya.

Dinas Kesehatan selalu mengampanyekan pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. “Kami harap, masyarakat selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, apalagi dengan kondisi kabut asap. Para orangtua juga diharapkan tidak membiarkan anak-anaknya bermain di luar, apalagi sekolah sudah diliburkan. Minta mereka belajar dan beraktivitas di dalam rumah saja.” tegasnya. (*)

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KLAIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

Back To Top