Kenali Dosis dan Rentang Waktu Penyuntikan Vaksin Covid-19

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah mendapatkan 4 (empat) jenis vaksin Covid-19 yang setiap jenisnya memiliki dosis dan rentang waktu penyuntikan berbeda. Selain tenaga kesehatan, masyarakat juga perlu mengetahui dan mengenal penggunaan ke empat jenis vaksin tersebut, antara lain:

  1. Vaksin Sinovac
    a. Corona Vac
    – Untuk usia 18-59 tahun disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 14 atau 28 hari (0,5 ml per dosis)
    – Untuk usia 60 tahun atau lebih disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 28 hari (0,5 ml per dosis)

    b. Vaksin COVID-19 Bio Farma
    – Untuk usia 12 -17 tahun disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 14 atau 28 hari (0,5 ml per dosis)
    – Untuk usia 18-59 tahun disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 14 atau 28 hari (0,5 ml per dosis)
    – Untuk usia 60 tahun atau lebih disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 14 atau 28 hari (0,5 ml per dosis)
  1. Vaksin AstraZeneca (AstraZeneca Covid-19 Vaccine)
    – Untuk usia 18 tahun ke atas disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 12 minggu (0,5 ml per dosis)
  1. Vaksin Moderna (Moderna Covid 19 Vaccine)
    – Untuk usia 18 tahun ke atas disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 1 bulan (0,5 ml per dosis)

  2. Vaksin Pfizer
    – Untuk usia 12 tahun ke atas disuntikkan 2 kali dengan rentang jarak penyuntikan 21 hari (0,3 ml per dosis)

Keempat jenis vaksin tersebut dapat masyarakat peroleh di fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kalimantan Barat secara gratis. Dengan beberapa jenis vaksin yang sudah ada diharapkan mampu meningkatkan kekebalan imun tubuh masyarakat (herd immunity) di Kalimantan Barat agar tidak mudah terpapar oleh infeksi Virus Covid-19 sehingga akan berdampak pada meningkatnya derajat kehidupan masyarakat Kalbar baik secara kesehatan maupun sosial ekonomi.

Selain masyarakat sudah dapat vaksin, pengendalian dan pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini masyarakat tetap harus menjaga kedisiplinan terhadap protokol kesehatan karena kedepannya masyarakat sudah harus terbiasa “hidup” berdampingan dengan Virus Covid-19.

Sumber : kemenkes
Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top