Kemenkes Genjot Pembangunan Fasyankes di daerah perbatasasan

Sambas, Dinkes Prov Kalbar

Kementerian Kesehatan RI saat ini menggenjot pembangunan Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). Saat ini sudah sekitar 84 dari 124 Puskesmas di DTPK yang sudah selesai tahap pembangunannya dan mulai beroperasi, termasuk Puskesmas-Puskesmas di sekitar Sambas, Kalimantan Barat.

”Puskesmas ini kan berada di perbatasan antar negara, ya ini adalah etalase kita, jadi harus benar-benar disiapkan dan harus kita bikin bagus,” tegas Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Untung Suseno Sutarjo, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat untuk meninjau sejumlah Puskesmas yang langsung berdampingan dengan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, Minggu (27/5).

Melihat kondisi bangunan yang kokoh dengan fasilitas-fasilitas yang dimiliki, Untung sangat mengapresiasi dan yakin kalau Faskes di Indonesia khususnya di perbatasan dapat menjadi pilihan masyarakat dalam negeri untuk berobat di negaranya sendiri.

”Ini sudah kita bangun menjadi bagus, semoga ke depannya seluruh warga negara Indonesia atau bahkan warga negara tetangga seperti Malaysia, dapat berobat di sini, di Puskesmas-Puskesmas kita,” lanjut Sekjen.

Beberapa Puskesmas yang dikunjungi oleh Untung antara lain Puskesmas Temajuk; Puskesmas Paloh; dan Puskesmas Sajingan. Ketiga Puskesmas tersebut sangat dekat dengan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia Malaysia.

Turut serta mendampingi dalam kunjungan, Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas.(sur)

Berita ini di publikasikan oleh Tim Web Dinkes Prov Kalbar tahun 2018

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top