Date & Time |
Menu

Kalbar Terima Sertifikat Eliminasi Kusta

Pontianak, Dinkes Prov. Kalbar

Kalimantan Barat merupakan satu dari 27 Provinsi di Indonesia yang mendapatkan sertifikat Eliminasi Kusta dari Kementrian Kesehatan RI . Hal ini di sampaikan Plt Kadinkes Kalbar drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes saat menerima Piagam Eliminasi Kusta Tahun 2019 yang diserahkan oleh kepala Bidang P2P, Kepala Seksi P2M dan Pengelola Program Kusta  pada Apel Pagi  Hari Senin, tanggal 15/4/2019

Menurut drg. Hary Agung, tahapan Eliminasi Kusta ini tentunya memerlukan beberapa tahapan dengan rentang waktu monitoring yang sudah ditentukan. dan Implementasi dari strategi eliminasi kusta adalah meningkatkan penemuan penyakit dan pengobatan dini, memantau kepatuhan penderita untuk berobat secara teratur, meningkatkan dukungan keluarga dan masyarakat, serta meningkatkan keterampilan petugas kesehatan serta sistem pelaporan kusta yang tepat dan terintegrasi. Kata drg. Hary.

Kita bersyukur, lanjut Hary Agung, bahwa Provinsi Kalimantan Barat termasuk ke dalam target eliminasi kusta dari 34 provinsi di Indonesia. Dimana menurut defenisi oprasional Eliminasi Kusta yang di standarkan oleh Kemenkes adalah prevalensi kusta  <1/10.000 penduduk sementara Prevalensi Kalbar 0,04/10.000 penduduk dan prevalensi kalbar sejak 3 tahun berturut-turut mempunyai prevalensi di bawah 1/10.000 penduduk . 

Tugas berat kita semua untuk tetap menjaga dan mempertahankan status eliminasi kusta di Kalimanan Barat

Di tambahkan juga oleh Kepala Bidang P2P Dinkes Provinsi Kalbar, Subanri, S.Si, M.Kes, bahwa dinkes Kalbar  khusunya seksi Pencegahan penyakit menular sudah bekerja dan berupaya dengan melaksanakan beberapa kegiatan dan strategi dalam upaya mencapai target eliminasi kusta tersebut. Antara lain  Penguatan advokasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor yang dilakukan sesuai jadwal dan target kabupten yang menjadi sasaran, selanjutnya kegiatan berupa penguatan peran serta masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Subanri menjelaskan lebih lanjut bahwa  ada upaya lain yang telah dilakukan selain dua hal tersebut diatas  yaitu berupa penyediaan sumber daya yang mencukupi dalam Penanggulangan Kusta, artinya ketersediaan petugas terampil yang sudah di latih untuk mengidentifikasi temuan penderita kusta, serta upaya penguatan sistem Surveilans dan pemantauan dan evaluasi kegiatan Penanggulangan Kusta, sehingga progress pencapaian program kusta ini dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan. (sur)

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KLAIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

Back To Top