Hari Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2021

Dewasa ini, masalah kesehatan jiwa menjadi salah satu sorotan penting terutama pada masa pandemi Covid-19 ini. Bertepatan dengan hari ini, tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia atau Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. 

Menurut situs WFMH (World Federation for Mental Health) Hari Kesehatan Jiwa Sedunia diperingati pertama kalinya pada 10 Oktober 1992. Dimulai dengan adanya kegiatan tahunan Federasi Dunia untuk Kesehatan Jiwa oleh Wakil Sekretaris Jenderal saat itu, Richard Hunter. Dengan tujuan awal untuk mengkampanyekan advokasi kesehatan mental dan mendidik masyarakat tentang isu-isu yang relevan terkait kesehatan mental.

Untuk di tahun 2021 ini merupakan tahun ke-27 peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Terkait hal itu, Kemenkes sudah mengeluarkan Buku Panduan tentang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2021. Di dalam buku panduan tersebut dijelaskan tujuannya memperingati HKJS ini yaitu untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa, apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini. 

Dikutip dari buku panduan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, tema peringatan tahun ini ialah “Mental Health in An Unequal World” atau “Kesetaraan Dalam Kesehatan Jiwa Untuk Semua”. Tema ini dipilih karena masalah kesehatan jiwa merupakan masalah yang universal, yakni banyak dialami oleh seluruh lapisan masyarakat terlebih lagi di masa pandemi COVID-19 ini.

Sebuah data menunjukkan bahwa kasus depresi dan ansietas selama pandemi meningkat. Diketahui lebih dari 60% orang mengalami gejala depresi, dan lebih dari 60% orang mengalami gejala ansietas dan lebih dari 70% orang mengalami gangguan stres pasca trauma. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan betapa besar dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan jiwa masyarakat. Ini dirasakan oleh berbagai kelompok, termasuk tenaga kesehatan dan pekerja garis depan lainnya, pelajar, orang yang tinggal sendiri, dan orang-orang dengan kondisi kesehatan jiwa yang sudah ada sebelumnya.

Meski begitu WHO melihat masih ada alasan untuk optimis, dan pemerintah dari seluruh dunia menyadari perlunya meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa di semua tingkatan. Selain itu, beberapa negara juga telah menemukan cara baru untuk memberikan perawatan kesehatan jiwa kepada penduduknya.

#dinkeskalbar #HariKesehatanJiwaSedunia #WorldMentalHealthDay #KesetaraanDalamKesehatan JiwaUntukSemua #MentalHealthinAnUnequalWorld #kalbar #kalbarsehat #kalbarjuara 



Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top