GP2SP Upaya Kesehatan Pekerja Perempuan

Pontianak, Dinkes Prov. Kalbar

Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif atau yang di singkat GP2SP,  merupakan upaya dari pemerintah, masyarakat, maupun pemberi kerja dan serikat pekerja untuk menggalang dan berperan serta guna meningkatkan kepedulian dan mewujudkan upaya perbaikan kesehatan pekerja  perempuan sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja dan kualitas generasi penerus, hal ini di jelaskan Plt Kadinkes Kalbar, drg.H.Hary Agung Tjahyadi,M.Kes pada acara Sosialisasi pekerja perempuan, di Pontianak, 19 Februari 2019

Dijelaskan juga oleh Plt Kadinkes kalbar ini bahwa, pekerja Indonesia usia produktif mempunyai berbagai permasalahan kesehatan, hal ini juga. berdasarkan hasil riskesdas tahun 2013 lalu , bahwa kita masih dihadapkan pada masalah gizi yang ditandai dengan masih tingginya angka kekurangan energy protein kronik (kek) dan anemia gizi besi serta adanya kecenderungan meningkatnya kelebihan berat badan. Kata drg.Hary Agung  

Selain permasalahan yang disebutkan tadi, tentunya permasalahan lain yang kerap di hadapi pekerja terutama berbagai masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh pekerjaan itu sendiri, misalnya dalam proses kerja, cara kerja, penggunaan alat dan bahan yang dipakai dalam bekerja serta lingkungan kerja, selain hal-hal  yang menjadi permasalahan pekerja tersebut , pekerja juga dapat mengalami kecelakaan dalam melaksanakan pekerjaannya, ungkap Plt Kadinkes Prov Kalbar.

Lebih jauh drg Hary Agung menjelaskan , bahwa GP2SP adalah sebuah upaya dari pemerintah, maupun pemberi kerja dan serikat pekerja/buruh untuk menggalang dan berperan serta guna meningkatkan kepedulian dan mewujudkan upaya perbaikan kesehatan pekerja/buruh perempuan, sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja, dan kualitas generasi penerus.

Selain itu, kegiatan GP2SP ini, diarahkan pada pelayanan kesehatan reproduksi pekerja/buruh perempuan yang hamil, deteksi dini penyakit tidak menular pada pekerja perempuan, pemenuhan kecukupan gizi pekerja perempuan yang hamil dan menyusui, peningkatan pemberian ASI selama waktu kerja dan pengendalian lingkungan bagi pekerja perempuan beresiko.

Sebagai upaya kesehatan kerja itu sendiri bertujuan untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. Lingkup  upaya kesehatan kerja adalah  pekerja di sektor formal dan informal, berlaku bagi setiap orang selain pekerja yang berada di lingkungan tempat kerja tapi juga pada lingkungan sekitar. Untuk itulah pemerintah akan melakukan pembinaan dan pengawasan  terhadap masyarakat dan pada setiap penyelenggara kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya kesehatan di bidang kesehatan.Ungkap Drg Hary Agung. (sur) (#humasdinkeskalbar)

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top