Date & Time |
Menu

GENERASI BERKUALITAS MELALUI INTERVENSI SUPLEMEN GIZI PADA IBU HAMIL DAN BALITA

Keterangan gambar : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi berfoto bersama peserta pertemuan Penguatan Intervensi Suplemen Gizi pada Ibu Hamil dan Balita di Hotel Transera tanggal 17 Oktober 2019

Dalam sambutannya, kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes mengatakan, “ stunting dapat terjadi akibat kekurangan gizi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, salah satu cara mencegah stunting adalah pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan ibu hamil. Upaya ini perlu dilakukan karena akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak dan status kesehatan pada usaia dewasa”.

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan menyampaiakn kepada  peserta pertemuan dan pengelola program gizi di Dinas Kesehatan Seluruh Kabupaten/Kota agar dapat meningkatkan persentase ibu hamil dengan kekurangan energi kronik (KEK) mendapatkan makanan tambahan makanan,  ibu hamil yang mendapatkan tablet tambah darah (TTD) 90 tablet selama kehamilandan  persentase bayi usia kurang dari 6 bulan mendapatkan ASI Eksklusif serta balita kurus mendapatkan makanana tambahan.

Keterangan gambar : Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi menyampaikan data status gizi Balita

Dalam materi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Syamsurizal, SKM., M.Kes menyampaikan ,“ Berdasarkan Riskesdas tahun  2018, gizi buruk dan kurang pada balita di Provinsi Kalimantan Barat mencapai 23,8 %, yang terdiri dari gizi buruk 5,4 % dan gizi kurang 18,5 %, angka ini masih tinggi dibandingkan dengan target RPJMN yang seharusnya 19 %, data stuntingi di Kalimantan Barat 31,4 % dan wasting 14,3 %”.

 

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KLAIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

Back To Top