Fatwa MUI memberikan Solusi Umat Untuk Imunisai

Dinas Kesehatan <br> Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan
Provinsi Kalimantan Barat

Fatwa MUI Tentang Imunisasi MR

Ket Gambar : MUI Sekalbar, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Kabupeten Kota serta Lintas sector saat pertemuan Sosialisai Fatwa MUI tentang Vaksinasi MR

Pontianak, Dinkes Prov Kalbar

MUI melalui Fatwa MUI no 3 tahun 2018 menyatakan bahwa program vaksin Measles Rubella (MR) dapat dilanjutan berdasarkan Fatwa No 3 tersebut tentang penggunaan vaksin Measles Rubella (MR) demikian di sampaikan Bp H Saifuddin Zuhdi Mpd dari Komisi fatwa MUI kalbar Kamis, (7/9).

Ditambahkan oleh Saifuddin pihak telah menyurati dan mensosialisaikan kepada selurh pengurs MUI se Kaliamantan Barat untuk mensukseskan program Vaksinari MR ini, dan dapat bersinrgi dalam pelaksanaannya di lapangan sebagai phak yang dapat menjelaskan fungsi dan maafaat dari vakinasi MR ini, imbuh Saifuddin.

Pertemuan yang di laksanakan selama 3 hari ini dari tanggal 4 hingga 6 September setidaknya telah menghasilkan beberapa kebijakan dalam upaya mensinergikan dan melanjutkan program Imunisasi MR ini di Kalimantan Barat,

Hadir pula dalam sebagai narasumber dalam upaya mensosialisasi dan mengevaluasi kampanye MR ini dr Nevita, Sp.A dari Komdat KIPI Kalbar, dan Ibu Heny Febrianty dari rumah Rubella Pontianak yang  memberikan sosiaisasi dan kondisi pelaksanaan Kampanye MR ini ke pada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kota , Pengurus Daerah MUI Kabupten Kota, Dinas Sosial, Kemenag dan perwakilan dari WHO. (sur)

Berita ini di Publikasikan oleh tim Web Dinkes Prov Kalbar tahun 2018