Date & Time |
Menu

“ DINKES PROVINSI KALBAR, LATIH PUSKESMAS DALAM PENERAPAN SIKDA GENERIK “

Pontianak, Dinkes Prov. Kalbar

Sesuai dengan Komitmen Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat untuk mewujudkan integrasi data kesehatan dalam PORTAL SATU DATA KALBAR, maka salah satu strategi yang tepat adalah menguatkan Sistem Informasi Puskesmas/SIP secara elektronik dan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) sebagai sumber data transaksi layanan  dalam gedung yang dapat di tarik datanya setiap waktu.  Dengan aplikasi sederhana yang telah dikembangkan oleh Pusat Data dan Informasi kesehatan (Pusdatin) Kemenkes R.I yaitu SIKDA Generik versi 1.4 menjadi solusi kebutuhan SIP yang harus diterapkan oleh setiap puskesmas, sehingga dapat menyediakan data layanan kesehatan secara cepat, tepat dan valid.

Dalam Pertemuan Orientasi SIKDA Generik/SIP Elekronik yang dilaksanakan pada tanggal 22-24 April 2019 di Hotel Santika Pontianak, kembali Dinas Kesehatan melatih 2 puskesmas di 6 kabupaten yang sudah siap baik infrastruktur maupun SDM puskesmas sebagai admin SIKDA Generik dengan didampingi oleh pengelola SIK Dinkes kabupaten. Dalam pertemuan kali ini juga diundang Tim IT  BPJS yang menaungi 6 kabupaten peserta orientasi dalam rangka konsolidasi  integrasi P’Care dan Sisrute dengan SIKDA Generik.

“ Saat ini puskesmas harus bisa memanfaatkan Teknologi Informasi dalam penyediaan Sistem Informasi yang berhubungan dengan transaksi layanan kesehatan dalam gedung dan layanan kesmas di luar gedung “  himbau  Plt Kepala Dinas Kesehatan ( drg H Hary Agung Tjahyadi, M.Kes) dalam pembukaan pertemuan Orientasi SIKDA. Beliau juga menekankan pada puskesmas untuk segera beralih dari SIP manual ke SIP elekronik dengan menerapkan SIKDA Generik yang dapat di akses secara gratis dari pusdatin.

Menurut Narasumber dari Pusdatin ( Penangung jawab Aplikasi SIKDA Generik ) , bahwa Aplikasi SIKDA Generik versi 1.4  berbasis web,    saat ini sudah terintegrasi dengan P Care , Sisrute , S-SDMK , dan Dukcapil ( untuk penarikan data sosial penduduk melalui NIK pada KTP), Benwide internet yang diperlukan tidak besar (cukup 20 Mbps) asalkan khusus digunakan tersendiri untuk aplikasi SIKDA. Operasional Aplikasi sangat mudah untuk operator Puskesmas baik di pendaftaran, poli layanan, kasir dan apotik. Jadi tinggal kemauan dan komitmen pimpinan puskesmas untuk menerapkan aplikasi ini.

Peserta puskesmas cukup antusias dengan aplikasi ini , sehingga sebagian besar peserta yang hadir adalah kepala puskesmas dan pengelola data kesehatan puskesmas, peserta sepakat dan komitment untuk triall /uji coba Aplikasi SIKDA Generik bersama dengan pihak BPJS cabang setempat . (dkw)

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KLAIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

Back To Top