Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Beserta Jajaran Melaksanakan Penegakan Protokol Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid-19

Peningkatan kasus Covid 19 yang cukup tinggi di akhir November sudah menunjukkan 2.800 kasus, untuk mencegah semakin cepatnya pertumbuhan kasus maka Dinas Kesehatan Provinsi berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Kepolisian melakukan razia penegakan protokol kesehatan di tempat tempat berkumpulnya masyarakat.

Upaya razia  ini dilakukan sebagai penegakan hukum sebagai tindak lanjut Peraturan Gubernur Nomer 110 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Razia dimulai dari tanggal 1 Desember sampai kasus Covid-19 mengalami penurunan. Kegiatan dilakukan di malam hari, dimana pada saat itu banyak anak anak muda berkumpul di kafe kafe untuk menikmati hangatnya kopi dengan fasilitas Wifi yang dimanfaatkan untuk mengerjakan tugas, game, dan media sosial.

Razia minggu pertama di awali dengan kafe kafe seputaran jalan reformasi, sebagaimana hasil tracing banyak diketemukan penderita Covid-19 yang tertular setelah berinteraksi sosial di kafe kafe di wilayah tersebut. Ada 10 kafe yang dirazia selama 5 hari berturut turut. Pada saat razia semua pengunjung dan pelayan kafe diperiksa Kartu Tanda Penduduk untuk didata serta dilakukan rapid test. Pengunjung yang diperiksa sebanyak 563 orang dengan hasi reaktif 32 orang (5,7%), dan selanjutnya dilanjutkan dengan swab dengan hasil 22 orang (3,9%) positif. Hasil Ini menunjukkan bahwa Covid-19 belum berakhir masyarakat harus waspada masih ada sekitar 4% positif covid yang berada di sekitar kita.

Kewaspadaan masyarakat artinya masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3 M, yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan Sabun.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top