Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Melakukan Pemeriksaan Swab PCR Bagi Guru Dan Rapid Antigen Bagi Siswa SMA / SMK Di Kota Pontianak Pada Hari Kamis Tanggal 25-2-2021

Untuk mengatasi wabah pandemi Covid -19 penerapan social distancing yaitu dengan menjaga jarak sosial merupakan salah satu keharusan untuk mengurangi interaksi dengan orang – orang dalam suatu komunitas. Dengan adanya social distancing maka pembelajaran di sekolah menjadi terhambat dan tidak bisa dilakukan secara langsung hal ini juga juga berpengaruh pada pelaksanaan kegiatan pendidikan. Karena dengan adanya pandemi Covid-19 terbitlah pengumuman Kejadian Luar Biasa (KLB) maka sekolah – sekolah diliburkan, kegiatan belajar mengajar di sekolah menjadi terganggu, pembelajaran yang awalnya dilalukan secara tatap muka untuk sementara tidak bisa dilakukan dan belajar dari rumah dengan metode pembelajaran secara daring.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melalui dr. Harisson, M.Kes yang merupakan gugus tugas Covid-19 melakukan pemeriksaan Swab PCR bagi guru sekolah yang ada di kota Pontianak sebelum diberlakukannya sekolah tatap muka bagi siswa / siswi kelas atas yang akan melakukan ujian sekolah dan pemeriksaan Antigen bagi siswa / siswi yang akan bersekolah tatap muka. Pemeriksaan  Swab PCR dilaksanakan pada tanggal 25 – 2 – 2021 di SMAN 5 Pontianak, dengan jumlah guru 59 orang dan siswa / siswi 42 orang, hasil pemeriksaan negatif.

Hingga saat ini telah dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap 389 siswa / siswi  yang ada di kota Pontianak, dan terdapat 1 orang yang positif harus melakukan isolasi mandiri, dan 1 orang guru yang positif Swab PCR juga harus melakukan isolasi mandiri. Untuk itu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap melakukan 3M, menjaga jarak, memakai masker dan selalu mencuci tangan. Jika tidak perlu beraktifitas diluar rumah untuk tetap di rumah saja.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Back To Top