Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Gelar Workshop Peran Lintas Sektor guna Peningkatan Capaian Cakupan Vaksinasi di Kalbar

Pontianak (28/9/21) – Dinas Kesehatan Kabupaten Provinsi Kalimantan Barat, dengan dukungan UNICEF Indonesia, bekerja sama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19 di Kalimantan Barat. Pertemuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat vaksin COVID-19 diselenggarakan di Pontianak bersama lembaga-lembaga lintas sektoral.

Kolaborasi ini juga melibatkan tim percepatan vaksinasi COVID-19 dari 14 Kabupaten dan Kota, tokoh masyarakat, tokoh agama, tim promosi kesehatan hingga tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas. Penerimaan dan pelaksanaan vaksinasi di Kalimantan Barat, terutama di daerah dengan cakupan yang rendah, diharapkan dapat meningkat melalui penguatan sosialisasi ini.

Dalam pembukaan acara, Sekretaris Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Sukaliman, M.T., menyampaikan pentingnya komunikasi dalam mempercepat program vaksinasi COVID-19 oleh juru-juru kampanye di masyarakat guna ketercapaian target program vaksinasi yang tengah dijalankan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes dalam pemaparannya menyampaikan tentang kunjungan Menteri Kesehatan beberapa hari yang lalu.

“Menteri Kesehatan pada kunjungan tanggal 28 September 2021 telah menyediakan vaksin sebesar 400.000 dosis untuk Provinsi Kalimantan Barat.  Diharapkan dengan ini kabupaten kota dapat meningkatkan cakupan vaksinasi.” ujarnya

Komda KIPI, dr. Alphin Alfian Sinaga, SpA dalam materinya juga mengajak partisipan untuk selalu mempromosikan program vaksinasi.

“Bapak Ibu mari kita mempromosikan bahwa vaksinasi covid ini sangat penting. Vaksinasi ini telah terbukti efektif, dan melakukan protocol 5M akan mencegah kita dari penyakit covid” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Pimpinan wilayah dewan Masjid Indonesia Provinsi Kalimantan Barat H. Muhammad Sani menyatakan siap mendukung dan siap memprogramkan vaksinasi covid melalui Mubaligh dan Pengurus Masjid di 14 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat. Pelaksanaan vaksinasi covid tidak dilakukan semata mata dengan struktural tetapi juga dengan kultural.

Demand creation atau meningkatkan minat dan permintaan masyarakat terhadap vaksin COVID-19 sangat berkaitan dengan komunikasi yang baik. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkuat keahlian juru kampanye dan komunikasi. Partisipan berlatih untuk menyusun strategi kampanye yang efektif sesuai dengan target sasaran vaksinasi COVID-19. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini telah disusun oleh partisipan untuk melaksanakan kampanye di kecamatan dan desa.

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top