Dinkes Kalbar Adakan Workshop Integrasi SIKDA Generik Versi 1.4

Dinas Kesehatan <br> Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan
Provinsi Kalimantan Barat

Workshop Sikda 1

Setidaknya ada 36 peserta yang mengikuti kegiatan workshop SIKDA Generik  versi 1,4 di Hotel Orchard, 21-23 Februari 2018. Dimana peserta terdiri dari petugas data dan entri Puskesmas terpilih dari 3 Kabupten yang mengikuti Workshop tersebut.

Workshop SIKDA Generik terintegrasi pcare yang diadakan selama 3 (tiga) hari diselenggarakan sebagai implemantasi dan uji coba penerapan SIKDA Generik di Puskesmas dari Kabupaten yang bersedia menerapkan aplikasi ini. Dan  Peserta workshop adalah pengelola SIK di Kabupaten/ Kota dan Puskesmas.

Secara umum, workshop ini bertujuan untuk menyosialisasikan SIKDA Generik versi 1.4 agar dapat diimplementasikan di Puskesmas. kebijakan pengembangan SIK di Puskesmas, dalam kesempatan workshop ini dilakukan pula :

  1.  Sosialisasi pengembanagn SIK di Puskesmas,
  2.  Berbagi ilmu dan pengalaman oleh petugas SIK antar daerah,
  3.  Pengumpulan data kesehatan,
  4.  Identifikasi permasalahan penerapan SIK di daerah, serta
  5.  Pemberian saran/masukan terhadap penyelenggaraan SIK saat ini.
  6.  Serta praktek penggunaan aplikasi ini berdasarkan daerahnya masing-masing.

Ika Kurniasih, SKM,MKM dari Pusat data dan Informasi Kemenkes pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, Kementerian Kesehatan telah mengembangkan aplikasi Sistem Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik sebagai sarana untuk mengumpulkan data hasil kegiatan Puskesmas dalam rangka mendukung indikator Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019 di bidang pengembangn SIK. Sikda Generik juga merupakan salah satu upaya Kementerian Kesehatan dalam menerapkan standarisasi Sistem Informasi Kesehatan sehingga dapat tersedia data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat dalam mengambil kebijakan di bidang kesehatan baik di tingkat pusat maupun di daerah dengan mendayagunakan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK).

Materi workshop yang disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan provinsi setempat, materi mencakup Kebijakan Sistem Informasi Puskesmas Terintegrasi, Situasi SIK di Daerah, Penerapan SIKDA Generik Modul Puskesmas dan Implementasi aplikasi SIKDA versi 1.4 terintegrasi pcare.

Sebagian pengelola data puskesmas di Kabupaten/Kota masih mengolah data secara manual, dan sebagian lagi masih menggunakan Sistem Informasi Puskesmas selain SIKDA Generik. Namun Narasumber dari Pusat Data dan Informasi menegaskan, sekarang ini kita tidak lagi mempermasalahkan Sistem Informasi Puskesmas apa yang digunakan, tetapi bagaimana data tersebut bisa dialirkan ke Kementeriann Kesehatan sehingga kita bisa memanfaatkan data bersama. Demikian kata Ika Kurniasih.

Berita ini di publikasikan oleh Tim Web Dinkes Prov Kalbar tahun 2018