Date & Time |

DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT ADAKAN PERTEMUAN PENINGKATAN PELAYANAN RUMAH SAKIT

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat (UU RI No.44 Tahun 2009). Rumah sakit merupakan salah satu dari sarana kesehatan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan, bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Upaya kesehatan diselenggarakan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan. Di Indonesia, rumah sakit merupakan pusat rujukan pelayanan kesehatan untuk puskesmas baik rawat jalan maupun rawat inap yang bersifat spesialistik. Dalam pelaksanaan tugas rumah sakit, mempunyai berbagai fungsi, yaitu menyelengarakan pelayanan medik, pelayanan penunjang medik dan non medik, pelayanan dan asuhan keperawatan, pelayanan rujukan, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, serta administrasi umum dan keuangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson,, M.Kes saat membuka pertemuan didampingi para narasumber dari Dinas Lingkunagn Hidup dan Kehutanan,, Badan Pengawas Rumah Ssakit dan Asoasiasi Rumah Sakit Daerah Provinsi Kalimantan Barat

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat telah menyelenggarakan pertemuan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan, khususnya pelayanan Rumah Sakit pemerintah dan swasta, serta penguatan rencana strategis Rumah Sakit rujukan regional dan nasional di Provinsi Kalimantan Barat  yang diadakan di Aula Khatulistiwa  Dinas Kesehatan Provinsi, pada hari kamis tanggal 16 Januari 2020,  dari pukul 09.00 hingga selesai.

Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes  dalam sambutannya mengatakan “ bahwa keluhan masyarakat mengenai rumah sakit kebanyakan melalui media sosial, keluhan yang tidak segera diklarifikasi akan menjadi bola liar yang akan memberikan anggapan dan penilaian pelayanan rumah sakit yang buruk, dalam hal ini  peran Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) untuk dapat memberikan jawaban akan keluhan masyarakat dan pengawasan dalam rangka menjaga mutu pelayanan rumah sakit”.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat , dr. Feeri Safariadi, saat presentasi tentang situasi dan kondisi Rumah Sakit di Kalimantan Barat

Dalam pertemuan hadir sebagai narasumber adalah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ketua Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS), dan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Provinsi Kalimantan Barat serta dari Himpunan Pengkaji Tehnis Indonesia (HIPTI). Dalam pertemuan ini dihadiri para kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit Pemerintah Kabupaten/Kota,  dan Direktur Rumah Sakit Swasta Kota Pontianak.

Dalam pertemuan ini dibahas tentang prosedur perijinan terhadap pengelolaan limbah dan insenerator rumah sakit, peningkatan mutu rumah sakit dan peran rumah sakit dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

error: Content is protected !!
Back To Top