Ayo Cegah Campak Dengan Imunisasi [Selasa Sehat]

Campak akan sangat berbahaya jika terjadi komplikasi. Dampaknya dapat menyebabkan diare berat hingga kematian. Komplikasi campak ini umumnya berat, kalau campak mengenai anak yang gizinya jelek maka anak ini bisa langsung disertai komplikasi seperti diare berat, pneumonia, radang paru, radang otak, infeksi di selaput matanya sampai menimbulkan kebutaan.

Secara umum, gejala campak dapat berupa demam, batuk pilek, mata berair, lalu disertai timbulnya bintik-bintik kemerahan di kulit. Biasanya muncul 2 sampai 4 hari setelah dari gejala awal.

Campak ini disebabkan oleh virus campak dan penularannya melalui droplet, percikan ludah saat batuk, bersin, bicara, atau bisa melalui cairan hidung. Dan campak ini salah satu penyakit yang sangat menular. Pencegahan campak hanya bisa diperoleh dari imunisasi sehingga imunisasi sesuai jadwalnya harus dilakukan supaya anak-anak terhindar dari campak.

Cakupan imunisasi terlihat turun secara signifikan karena pandemi COVID-19 yang menyebabkan banyak anak tidak diimunisasi. Indonesia sepanjang Tahun 2022 sudah ada 12 provinsi yang mengeluarkan pernyataan kejadian luar biasa (KLB).

Agar tidak terjadi KLB Campak di Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., meminta masyarakat terutama orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak kita semua sudah diimunisasi Campak Rubella sesuai dengan jadwal yang ditentukan dari Dinas Kesehatan.

Imunisasi Campak Rubella ini dapat diberikan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan pihak-pihak sekolah yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kab/Kota dalam menyelenggarakan imunisasi untuk anak-anak usia sekolah dasar.

Anak Sehat Indonesia Kuat!

.

#dinkeskalbar #imunisasi #campak

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top