Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ yang termasuk ke dalam sistem kemih mengalami infeksi. Organ tersebut bisa ginjal, ureter, uretra atau kandung kemih. Tetapi infeksi saluran kemih umumnya terjadi di uretra dan kandung kemih.

Berawal dari ginjal, zat sisa di dalam darah disaring dan dikeluarkan dalam bentuk urin kemudian urin dialirkan dari ginjal melalui ureter menuju kandung kemih. Setelah ditampung di kandung kemih, urin akan dibuang ke luar tubuh melalui saluran yang disebut uretra. Infeksi saluran kemih terjadi saat bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra. Setelah itu, bakteri berkembang biak di dalam kandung kemih. Bila tidak ditangani bakteri dapat menyebabkan infeksi sampai ke ginjal.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala-gejala yang muncul sebagai berikut :

  1. Menggigil, demam
  2. Nyeri pinggang
  3. Mual dan muntah
  4. Disuria / sering atau buru- buru buang air kecil

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Mikroorganisme yang menyebabkan Infeksi Saluran Kemih / ISK adalah E. Coli / Escherichia coli di saluran kemih. Bakteri tersebut sebenarnya hidup di saluran pencernaan, tetapi bisa menginfeksi saluran kemih dan menyebabkan sistitis / infeksi kandung kemih hingga infeksi ginjal.

Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih

  1. Sering terjadi pada anak perempuan dan wanita, karena uretra wanita yang lebih pendek sehingga bakteri kontaminan lebih mudah memperoleh akses ke kandung kemih.
  2. Baru menjalani tindakan media atau operasi pada saluran kemih.
  3. Penggunaan kateter urin untuk jangka panjang.
  4. Kelainan pada saluran kemih sejak lahir.
  5. Cedera pada saraf di sekitar kandung kemih yang menghambat pengeluaran urin.
  6. Penyumbatan di saluran kemih.
  7. Daya tahan tubuh lemah.
  8. Menopause

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

ISK dapat dicegah dengan melakukan hal-hal berikut :

  1. Selalu membersihkan area kemaluan setelah buang air besar atau berkemih.
  2. Menghindari menahan buang air kecil.
  3. Memperbanyak minum air putih agar buang air kecil bisa teratur.
  4. Menghindari memakai produk pembersih kewanitaan yang berpotensi menyebabkan iritasi misalnya yang mengandung parfum.

Jika gejala nyeri pada ISK sangat mengganggu sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan memeriksakan diri, dokter dapat mengetahui penyebab keluhan yang dialami dan memberikan pengobatan yang tepat.

 

Sumber: Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI

 

#dinkeskalbar #infeksisalurankemih #kantungkemih #organdalam

Bagikan Berita:
Share on email
Back To Top