Date & Time |
Menu

Antisipasi Dampak Asap 20.000 Masker Terdistribusi ke Sekolah

Keterangan Gambar : Salah satu respon Positif di slah satu Sekolah yang mewajibkan siswanya untuk menggunakan Masker saat aktifitas di luar ruangan.

Pontianak, Dinkes Prov. Kalbar

Seperti kita ketahui, kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang bisa berdampak negatif bagi kesehatan, tentunya  hal ini di antisipasi dengan cepat oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar tentunya dengan membagikan sekitar 20.000 masker ke beberapa sekolah di kota Pontianak, hal ini di jelaskan oleh Kabid Yankes Dinkes Kalbar selaku ketua tim lapangan aksi dampak kabut asap Rabu, 7/8.

Setidaknya menurut Hyasinta hal dilakukan sebagai antisipasi dan juga memberikan edukasi  pada  siswa-siswa dan pihak sekolah untuk menjaga kesehatan pribadi dan lingkungannya terhadap dampak kebakaran lahan yang terjadi pinggir kota Pontianak, ungkap Kanbid  Yankes ini.

Bahaya penyakit yang  mungkin saja terjadi menurut Sinta panggilannya, antara lain berupa iritasi mata, iritasi kulit, iritasi dan peradangan saluran pernapasan atau dikenal dengan sebutan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), ungkap Sinta saat memberikan sedikit eduasi pada siswa sekoalh dasar.

Keterangan Gambar : Kabid Yankes sesaat memberikan edukasi pada siswa di salah satu sekolah dasar yang terdampak kabut asap di kota Pontianak.

Dijelaskan pula oleh Hyasinta, bahwa aksi pada hari ini yang mendistribusikan dua pulih ribu masker atau sekitar 20 box ke 18 Sekolah di seputar kota Pontianak ini, sebagai antisipasi awal dan upaya Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  di sekolah, ungkap Sinta pula.

Keterangan GambarKabid Yankes Dinkes Kalbar saat menyerahkan bantuan Masker untuk SMA 7 secara simbolis kepada
Kepala SMA 7 Karjana, SE.

Dijelaskan pula oleh Kabid Yankes ini sebenarnya ada  beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari ISPA akibat dampak kabut asap ini, diantaranya: 1. Upayakan untuk tetap berada di dalam rumah; 2. Gunakan masker bila harus ke luar rumah; 3. Minum air putih yang banyak; 4. Hindari aktifitas fisik yang terlalu berat; 5. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat; serta 6. Segera ke Fasilitas pelayanan kesehatan bila ada keluhan sakit. Ungakp Hyasinta.

Selanjutnya pula masyarakat harus menjaga kondisi. Bila diingatkan ISPU meningkat, tentu harus ada langkah preventif. Cegah jangan sampai ada partikel masuk ke dalam rumah, dan batasi aktifitas fisik di luar rumah, terang Hyasinta. (sur).

BERITA DI PUBLISH OLEH TIM WEBSITE
DINAS KESEHATAN PROVINSI KLAIMANTAN BARAT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Recent Post

Back To Top